Unik, Nanas di Asahan Memiliki Belasan Mahkota dan Cabang Buah

Perdana Ramadhan - detikSumut
Selasa, 17 Mei 2022 05:59 WIB
Nanas yang ditanam warga di Asahan itu terdapat belasan cabang dan mahkota untuk setiap satu buahnya. Foto Istimewa
Nanas yang ditanam warga di Asahan itu terdapat belasan cabang dan mahkota untuk setiap satu buahnya. Foto Istimewa
Asahan -

Biasanya sebuah tanaman nanas hanya memiliki satu buah. Namun kali ini berbeda dengan buah nanas yang ditanam warga di desa Silomlom, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Uniknya nanas yang ditanam warga di Asahan itu terdapat belasan cabang dan mahkota untuk setiap satu buahnya. Hal ini menjadikan buah tersebut tak lazim karena jarang terjadi.

Pemilik tanaman Hendra (30), kepada wartawan, Senin (16/5/2022) mengaku juga terkejut ketika pertama kali mengetahui nanasnya itu memiliki cabang buah yang banyak. Ia kemudian memviralkannya di sosial media.


"Sebenarnya sudah hampir dua tahun ini di tanam. Tahun pertama tak berbuah bahkan sempat hampir dicabut," kata Hendra.

Nanas tersebut kata dia sebenarnya secara tak sengaja ditanam oleh orangtuanya di pekarangan rumah mereka karena ketika itu ada seorang kerabat keluarga membawakan mahkota buah nanas lalu di tanam.

Nanas yang ditanam warga di Asahan itu terdapat belasan cabang dan mahkota untuk setiap satu buahnya. Foto IstimewaNanas yang ditanam warga di Asahan itu terdapat belasan cabang dan mahkota untuk setiap satu buahnya. Foto Istimewa Foto: Istimewa

"Ditanam sama orang tua di halaman rumah. Kami sebelumnya memang enggak pernah nanum ini cuma iseng saja. Tau-taunya hampir dua tahun ditanam diperhatikan kok beda dari buah nanas kebanyakan," kata dia.

Hendra mengatakan, ada beberapa buah buah nanas yang ditanam di pekarangan rumah mereka namun yang memiliki cabang buah dan bermahkota banyak terdapat tiga pokok.

"Ada tiga pokok yang punya cabang dan mahkota banyak. Jumlahnya belasan ada tiga belas sampai lima belas," terang dia.

Nanas tersebut masih berusia muda dan baru bisa dipanen beberapa bulan depan. Hendra mengatakan mereka tak sabar ingin mencoba seperti apa nanas unik tersebut jika nanti buahnya matang dan bisa di panen.

"Ini buah pertama enggak kami jual. Mungkin nanti kalau buahnya sudah bisa dipanen di makan sama-sama dulu seperti apa rasanya," kata dia.



Simak Video "Panglima: Oknum TNI Terlibat Kasus Kerangkeng Manusia 10 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)