Kala Edy Bicara Dilarang Jemput AHY Gegara Lebih Senior di Akmil

Tim detikSumut - detikSumut
Jumat, 13 Mei 2022 07:32 WIB
AHY dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berbincang disela - sela pertemuan mereka di Medan.
Edy Rahmayadi bersama AHY saat acara pelantikan Partai Demokrat Sumut di Medan (istimewa)
Medan -

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengungkapkan dirinya dilarang menjemput Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Edy menduga hal itu karena dirinya lebih senior di Akademi Militer (Akmil).

Hal itu terungkap saat Edy dan AHY sama-sama menghadiri pelantikan Partai Demokrat Sumut di Medan, Kamis (12/5/2022). Keanehan muncul ketika AHY yang lebih dulu hadir di lokasi acara daripada Edy.

AHY yang datang bersama istrinya itu tidak langsung masuk ke ruangan acara. Mereka masih menunggu di depan pintu masuk hotel. Mereka menunggu Edy Rahmayadi untuk datang.


Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan saat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang datang ke Medan untuk pelantikan pengurus PAN yang baru beberapa waktu yang lalu. Edy yang menyambut Zulhas bahkan sempat memasangkan mahkota Mandailing ke kepala Zulhas.

Edy Ungkap Asalan Tak Jemput AHY

Dalam acara pelantikan itu, Edy yang langsung mengungkap alasannya tidak ikut menjemput bahkan ditunggu oleh AHY. Edy menduga hal itu karena dirinya lebih senior di Akmil.

Edy awalnya berbicara soal dirinya yang merupakan angkatan 1985 di Akmil, dan AHY angkatan 2000. Edy bahkan mengaku sempat melakukan inspeksi kepada AHY yang mau berangkat tugas ke luar negeri.

"Ketum Demokrat ini (AHY) leting 2000 di Akmil, saya leting 85, berarti 15 tahun. 2005, 2006 saya Kolonel, beliau Letnan Satu. (AHY) berangkat ke Lebanon, saya yang menginspeksi," kata Edy dalam sambutannya.

Setelah itu, Edy mengaku sempat bingung mengapa dirinya dilarang menunggu AHY. Setelah difikirkannya kembali, mungkin senioritas di Akmil itu yang menjadi penyebabnya.

"Dari tadi saya berfikir kenapa saya tak boleh menjemput beliau, oh di situ jawabannya," ucap Edy

Edy mengatakan, senioritas di TNI ini masih sangat dijaga. Hal itu lah menurutnya yang membuat AHY tidak mau dijemput atau pun ditunggu olehnya.

"Senioritas itu masih yang tidak bisa dilupakan, dan kami ada ikatan yang kokoh, kuat di situ," jelasnya.



Simak Video "Gubsu Edy: Kalau Jadi Putin, Sudah 3 Tahun Lalu Saya Serang Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)