PDIP Polisikan Sekda Dairi Dugaan Hina Puan Maharani

Datuk Haris Molana - detikSumut
Kamis, 12 Mei 2022 11:51 WIB
Puan Maharani saat di Wonogiri Jateng
Foto: Puan Maharani saat di Wonogiri Jateng (dok.DPR RI)
Dairi -

PDIP melaporkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Budianta Pinem ke pihak kepolisian. Laporan itu terkait dugaan penghinaan terhadap Ketua DPR Puan Maharani.

"PDIP Dairi yang membuat LP dengan terlapor Sekda Dairi Budianta Pinem," kata Kasi Humas Polres Dairi, Iptu Doni Saleh kepada detikSumut, Kamis (12/5/2022).

Doni menyebutkan laporan itu dilayangkan PDIP Dairi kemarin. Laporan itu terkait UU ITE.


"Tentang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik," sebut Doni.

Sebelumnya diberitakan, sebuah unggahan yang menunjukkan Sekda Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Budianta Pinem, diduga menghina Ketua DPR Puan Maharani viral. PDIP pun akan membuat laporan ke polisi terkait hal itu.

Dilihat detikSumut, Selasa (10/5/2022), dalam unggahan yang viral itu menunjukkan berita tentang Puan Maharani yang diunggah di media sosial. Unggahan itu terlihat dikomentari akun Budianta Pinem dengan kata-kata yang diduga menghina.

"Wanita pemimpin yang tidak bisa mengukur diri maka bicaranya selalu seperti nyaris kena ambeien," demikian isi komentar akun Budianta di kolom komentar unggahan berita Puan.

Budianta yang menyadari hal itu sudah membuat heboh pun mendatangi kantor PDIP di Dairi. Hal itu untuk melakukan klarifikasi terkait komentarnya itu.

Ketua DPC PDIP Dairi Resoalon Lumban Gaol mengatakan Budianta mengaku jika akun media sosial miliknya di hack.

"Pak Budianta Pinem menyampaikan bahwa FB-nya yang menyatakan menghina ibu Puan Maharani itu di hack," ujar Resoalon.

Untuk membuktikan hal itu, kata Resoalon, pihaknya meminta Budianta membuat laporan ke polisi atas akunnya yang di hack itu. Laporan ke polisi dari Budianta itu akan ditunggu pihak PDIP Dairi.

"Untuk membuktikan itu di hack, Pak Budianta Pinem harus mengadu ke kepolisian menyatakan bahwa FB tersebut di hack," ucapnya.

Tak sampai di situ, Resoalon menyebut pihaknya juga akan membuat laporan ke polisi atas komentar dari akun Budianta tersebut.

"Dan kami juga atas nama PDIP Perjuangan akan mengadukan hal demikian ke Polres. Jadi dua dua akan mengadukan hal tersebut," jelasnya.



Simak Video "Dasco Yakin Gerindra Jadi Tujuan Safari Politik PDIP"
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/astj)