Hindari Kemacetan, Sepeda Motor Dipaketkan Lewat Ekspedisi

Perdana Ramadhan - detikSumut
Sabtu, 07 Mei 2022 13:43 WIB
Kondisi ekpedisi paket sepeda motor di stasiun KA Kisaran mulai ramai jadi pilihan warga menghindari kemacetan. Foto: Perdana Ramadhan/detikSumut
Sejumlah sepeda motor yang akan dikirimkan menggunakan jasa ekspedisi di stasiun KA Kisaran antre untuk dimasukkan. Foto: Perdana Ramadhan/detikSumut
Kisaran - Pengiriman paket kendaraan sepeda motor melalui ekspedisi kereta api meningkat jelang hari terakhir libur lebaran 2022. Pengiriman kendaraan bermotor roda dua tersebut dan menjadi solusi warga untuk menghindari kemacetan di jalan raya.

Untuk wilayah Asahan, terjadi peningkatan pengiriman kendaraan melalui jasa pengiriman Kereta Api. Pantauan detikSumut, Sabtu (7/5/2022) di stasiun kereta api Kisaran terlihat antrean sejumlah kenderaan roda dua di gudang ekspedisi. Paket didominasi tujuan Medan.

"Hari ini untuk pengiriman paket kami baru buka. Sudah lumayan banyak yang mau mengirim sepeda motor," kata petugas ekspedisi kereta api, Herman kepada wartawan.

Meski mengalami peningkatan, pengiriman barang khususnya sepeda motor masih tetap terlayani dan kuota ketersediaan pengiriman masih tersedia. Pihak ekspedisi akan memberikan pelayanan terbaik untuk memudahkan warga.

"Mungkin dari pada terjebak macet di jalan banyak yang milih pengiriman paket kenderaannya naik kereta api," kata dia.

Adapun untuk biaya yang dikenakan sekali pengiriman kenderaan bervariasi hingga Rp 150.000 untuk setiap sepeda motor. Salah seorang warga Kisaran, Azhar yang bekerja di Kota Medan misalnya memilih pengiriman sepeda motornya melalui jalur ekspedisi kereta api untuk menghindari kemacetan di jalan. Apalagi di puncak arus balik yang diprediksi terjadi mulai hari ini dan besok, 7-8 Mei 2022.

"Solusi biar enggak macet - macet jadi kenderaan dipaketkan saja. Karena kondisi lalu lintas sudah pasti ramai," kata dia.

Sekedar untuk diketahui, pantauan detikSumut, arus balik mudik lebaran 2022 di H+6 di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Pantai timur, Batubara pada pukul 01:45 Wib terpantau padat merayap.

Jalur lintasan pemudik Jalinsum Pantai timur, Batubara ini nyaris tidak bergerak. Arus kenderaan terpadat roda empat yang datang dari arah Rantauprapat menuju kota Medan. Untuk menghindari kemacetan pemudik disarankan mencari jalur alternatif.



Simak Video "Selain Kendaraan Pribadi, Masyarakat Juga Senang Mudik Naik Kereta Api"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)