Arus Balik Padat, Ribuan Kendaraan Merayap di Jalinsum Batubara

Perdana Ramadhan - detikSumut
Sabtu, 07 Mei 2022 01:57 WIB
Kondisi kemacetan di Jalinsum Batu Bara Sumut pada Sabtu (7/5/2022) dini hari. Kenderaan jalan merayap dan nyaris tak bergerak. Foto: Istimewa
Kondisi kemacetan di Jalinsum Batu Bara Sumut pada Sabtu (7/5/2022) dini hari. Kenderaan jalan merayap dan nyaris tak bergerak. Foto: Istimewa
Batubara - Arus balik mudik lebaran 2022 di H+6 di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Pantai timur, Batubara terpantau padat merayap. Ribuan kendaraan melaju dengan pelan melintasi jalur menuju Asahan.

Kondisi terkini, Sabtu (7/5/2022) pukul 01:45 wib memperlihatkan jalur lintasan pemudik Jalinsum Pantai timur, Batubara merayap bahkan nyaris tidak bergerak. Pantauan detikSumut, arus kenderaan roda empat yang datang dari arah Rantauprapat menuju kota Medan dan sebaliknya mengalami kemacetan cukup parah.

Kepadatan kenderaan itu sudah dimulai dari SPBU persimpangan Sei Bejangkar hingga mendekati persimpangan simpang Lima Puluh yang diperkirakan jaraknya mencapai belasan kilometer.

"Mulai dari jam 10 malam tadi sampai jam 1 pagi ini masih macet. Kalaupun jalan mobil - mobil ini pelan lah, merayap," kata Taufik warga yang tinggal di Jalinsum desa Petatal, Kabupaten Batu Bara.

Kemacetan kata dia memang bukan menjadi sesuatu yang mengherankan lagi di jalur tersebut. Apalagi saat ini puncak arus balik kenderaan diprediksi akan tinggi mengingat masa libur cuti lebaran yang segera berakhir.

"Kalau jalur ini memang sering macet, tapi bagi yang tau jalan sebenarnya ini ada alternatifnya masuk dari simpang Sei Bejangkar walaupun memutar agak jauh tembus lagi di Jalinsum bisa ke simpang Lima Puluh atau simpang Sei Gambus," kata dia.

Penelusuran detikSumut, untuk melewati kemacetan jalur ini pengendara bisa memilih jalan memutar sebelum Pos Polisi Sei Bejangkar dari arah Kisaran bisa berbelok ke kanan ke arah jalan Kuala Teuku Umar menuju Labuhan Ruku - Tanjung Tiram - Desa Dahari Indah dan keluar melalui Simpang Gambus untuk masuk kembali di Jalinsum Kabupaten Batu Bara menuju Medan.

Seorang warga bernama Indra yang terjebak kemacetan di lokasi itu menyebut dirinya sudah menempuh perjalanan sudah 3 jam dari kota Kisaran di Kabupaten Asahan menuju Langkat.

"Macet total bang, kenderaan payah jalan. Dari Kisaran baru sampai di sini kami sudah 3 jam," kata dia.

Simak Video "Wisatawan Kecewa dengan One Way Puncak-Jakarta: Kita Pengin Berlibur"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)