Larangan Saat Berwisata di Danau Ranau OKU Selatan

Sumatera Selatan

Larangan Saat Berwisata di Danau Ranau OKU Selatan

Rhessya Maris - detikSumbagsel
Rabu, 28 Jan 2026 14:32 WIB
Larangan Saat Berwisata di Danau Ranau OKU Selatan
Foto: Danau Ranau di OKU Selatan, Sumsel (Istimewa)
OKU Selatan -

Danau Ranau merupakan permata tersembunyi yang terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Sebagai tujuan wisata, ada beberapa larangan saat berada di kawasan tersebut. Apa saja?

Sebagai danau terbesar kedua di Pulau Sumatera setelah Danau Toba, Danau Ranau menawarkan kombinasi sempurna antara perairan biru yang tenang, latar belakang Gunung Seminung yang gagah, dan udara pegunungan yang sejuk.

Namun, sebelum memacu kendaraan menuju ke Danau Ranau, ada baiknya memahami seluk-beluk lokasi, aksesibilitas, hingga larangannya agar perjalanan berwisata ke sana berjalan lancar dan berkesan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lokasi dan Alamat Danau Ranau

Secara geografis, Danau Ranau terletak di dua wilayah administratif. Hal ini memberikan keuntungan bagi wisatawan karena terdapat banyak pintu masuk dengan pemandangan yang berbeda-beda.

Mengutip melalui laman Pesona Sriwijaya, Danau Ranau memiliki luas hingga 125,9 Kilometer persegi dan kedalaman maksimum yang mencapai 174 meter. Inilah sebabnya kawasan ini dijadikan sebagai tempat wisata, banyak masyarakat yang menyediakan wisata seru yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga, seperti tur keliling dengan perahu atau menyediakan rumah makan dengan pemandangan pinggir danau.

ADVERTISEMENT

Berpusat di Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan. Area ini biasanya lebih ramai dengan fasilitas penginapan dan dermaga perahu.

Sedangkan dari Lampung, Berpusat di Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat. Sisi ini menawarkan suasana yang lebih tenang dan sangat cocok bagi pecinta fotografi atau mereka yang mencari ketenangan.

Akses Menuju Danau Ranau

Menjangkau Danau Ranau kini semakin mudah berkat perbaikan infrastruktur jalan, meskipun medannya tetap menantang dengan tikungan tajam dan tanjakan yang menawarkan pemandangan indah.

1. Perjalanan dari Palembang

Rute ini adalah yang paling umum diambil oleh wisatawan dari arah utara. mulai dari Palembang menuju ke Prabumulih, lalu dilanjutkan ke. Baturaja dan Muaradua, terakhir ke Banding Agung. Waktu Tempuh perjalanan sekitar 7 hingga 9 jam perjalanan darat.

2. Perjalanan dari Bandar Lampung

Jalan yang kedua ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang menyukai petualangan melintasi Bukit Barisan. Rutenya dimulai dari Bandar Lampung, dilanjutkan ke Kotabumi, lalu Bukit Kemuning, Liwa dan Lumbok Seminung. Kurang lebih waktu tempuhnya Sekitar 6 hingga 7 jam perjalanan darat.

Terdapat bus travel reguler dari Palembang atau dari Bandar Lampung yang dapat mengantar Anda langsung ke titik wisata utama di sekitar danau. Biasanya jika menggunakan layanan ini, detikers bisa mendapatkan penawaran yang menarik dan jauh lebih murah.

Tiket Masuk Danau Ranau Ranau

Tiket Danau Ranau ditentukan dari tempat wisata mana yang kamu kunjungi, jika anda cuma duduk sembari menikmati indahnya danau dari pinggir jalan, cukup membayar parkir sebesar Rp 5.000. Namun, jika ingin mencoba wisata lain seperti perahu, pemandian air panas dan lain-lain, biasanya harus mengeluarkan dana lagi, mulai dari Rp 10.000.

Daya Tarik Wisata Danau Ranau

Mengapa Danau Ranau layak masuk dalam daftar bucket list Anda? Berikut adalah daya tarik utamanya:

1. Keindahan Gunung Seminung

Gunung Seminung berdiri tegak tepat di pinggir danau. Pantulan bayangan gunung di permukaan air danau yang tenang menciptakan pemandangan yang luar biasa, terutama saat matahari terbit.

2. Pulau Marisa dan Pemandian Air Panas

Di tengah danau terdapat Pulau Marisa yang terkenal dengan sumber air panas alaminya. Wisatawan dapat menyeberang menggunakan perahu motor dari dermaga Banding Agung atau fasilitas hotel di sekitar danau. Berendam air panas sambil memandang luasnya danau adalah pengalaman yang tak terlupakan.

3. Pantai Pelangi dan Pantai Sinabung

Meski berada di dataran tinggi, Danau Ranau memiliki tepian yang menyerupai pantai dengan hamparan pasir dan bebatuan kecil. Area ini sering digunakan untuk bersantai, bermain air, atau sekadar berfoto.

4. Kuliner Ikan Mujair Ranau

Jangan lewatkan kesempatan mencicipi Ikan Mujair khas Danau Ranau yang dimasak dengan bumbu tradisional Lampung atau Sumatra Selatan. Tekstur dagingnya yang manis dan segar sangat berbeda dengan ikan air tawar lainnya.

Larangan di Danau Ranau

Penting bagi setiap wisatawan untuk memahami larangan di Danau Ranau. Selain demi keselamatan diri sendiri, hal ini juga bertujuan untuk menghormati adat istiadat dan menjaga alam.

1. Larangan Membuang Sampah dan Limbah

Danau ini adalah sumber kehidupan bagi warga sekitar. Dilarang keras membuang sampah plastik, puntung rokok, atau sisa makanan ke dalam danau. Gunakan tempat sampah yang telah disediakan atau bawa kembali sampah Anda ke penginapan.

2. Larangan Berenang di Area Kedalaman Tinggi

Danau Ranau terbentuk dari aktivitas tektonik dan vulkanik, sehingga memiliki dasar yang curam di beberapa titik. Wisatawan dilarang berenang sendirian tanpa alat pelampung di area yang jauh dari bibir pantai, terutama jika tidak memiliki keahlian berenang yang baik.

3. Larangan Berperilaku Tidak Sopan

Masyarakat setempat masih memegang teguh norma kesopanan. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu minim saat berada di pemukiman warga. Serta jagalah ucapan Anda, hindari berkata kasar atau sombong saat berada di kawasan wisata, terutama di dekat area yang dianggap sakral oleh penduduk lokal.

4. Larangan Mengonsumsi Ikan Saat Fenomena Belerang

Secara berkala, dasar Danau Ranau mengeluarkan gas belerang yang menyebabkan ikan-ikan mabuk dan mati. Meskipun ikan tersebut mudah ditangkap, wisatawan dilarang keras mengkonsumsinya sebab dapat menyebabkan keracunan.

5. Larangan Merusak Flora dan Fauna

Jangan mengambil tanaman endemik atau mengganggu ekosistem burung dan ikan di sekitar danau. Tindakan vandalisme seperti mencoret batu atau fasilitas wisata juga akan dikenakan sanksi sosial maupun hukum

Danau Ranau adalah destinasi yang menawarkan keindahan paripurna di jantung Sumatra. Dengan akses yang memadai dan daya tarik yang beragam, mulai dari air panas hingga kuliner lezat, tempat ini sangat cocok untuk liburan keluarga maupun petualangan solo. Namun, pastikan Anda selalu mengingat dan mematuhi setiap larangan di Danau Ranau agar keasrian tempat ini tetap terjaga hingga generasi mendatang.

Demikianlah informasi yang bisa detikSumbagsel rangkum tentang Danau Ranau dan larangan saat berwisata di sana. Jangan lupa berkunjung ya detikers!

Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris Mahasiswa Magang Prima PTKI Kementerian Agama.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads