Sumsel United terus berbenah dan memperbaiki kekurangan yang ada, jelang pertandingan pekan ke-26 Championship 2025/2026, menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (26/4/2026) pukul 19.00 WIB. Pembenahan dilakukan menyusul hasil buruk empat laga sebelumnya dan memutus tren negatif.
Kegagalan meraih hasil maksimal pada empat pertandingan sebelumnya, saat ditaklukkan Adhyaksa FC Banten (3-2), Persiraja Banda Aceh (2-0), ditahan imbang FC Bekasi City (1-1) dan Persikad Depok (1-1) di kandang. Empat laga itu menjadi pelajaran berharga bagi Laskar Juaro.
Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar mengungkapkan, dia bersama jajaran pelatih terus berusaha memperbaiki segala kekurangan, dengan melakukan latihan setiap hari. Serta melakukan evaluasi secara teknikal, taktikal dan mental.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi dalam sepakbola tidak ada yang bisa memprediksi, apa yang akan terjadi dalam pertandingan dan kita hanya bisa berusaha. Yang penting kita harus terus berusaha memperbaiki," ujar Nilmaizar.
Arsitek asal Sumatera Barat ini menjelaskan, dari beberapa pertandingan terakhir sebenarnya tim asuhannya sudah menjalankan taktikal dan strategi sesuai yang diinginkan. Tapi sayangnya penyelesaian akhir tidak sesuai harapan.
"Tinggal lagi persoalan dalam penyelesaian akhir. Bagaimana kita bisa memanfaatkan dan memaksimalkan peluang yang kita peroleh bisa menjadi gol," jelasnya.
Sebab menurut mantan pelatih Dewa United ini, mau sehebat apapun tim asuhannya bermain. Tetapi jika pada akhir laga berujung dengan kekalahan, maka tetap saja tidak bagus.
"Jadi kita harus terus memperbaiki semua kekurangan yang ada. Apalagi setelah ini kita akan bermain away di Pekanbaru. Kita harus yakin bisa memenangkan pertandingan nanti," tukasnya.
(dai/dai)











































