Tips Menyimpan Kue Basah Khas Palembang agar Tahan Selama Dua Minggu

Sumatera Selatan

Tips Menyimpan Kue Basah Khas Palembang agar Tahan Selama Dua Minggu

Irawan - detikSumbagsel
Minggu, 22 Mar 2026 18:00 WIB
Kue Basah Khas Palembang
Foto: Kue Basah Khas Palembang (Irawan)
Palembang -

Perayaan Idulfitri selalu identik dengan aneka hidangan lezat, termasuk kue basah khas Palembang yang menjadi favorit banyak keluarga. Namun, di balik kelezatannya, kue basah memiliki daya tahan yang relatif singkat jika tidak disimpan dengan cara yang tepat?

Fenomena ini kerap terjadi setiap Lebaran. Banyak masyarakat membeli atau bahkan membuat sendiri kue basah dalam jumlah besar, tetapi belum sepenuhnya memahami teknik penyimpanan yang benar. Akibatnya, tidak sedikit kue yang cepat basi atau rusak sebelum sempat dinikmati.

Ketua ASPENKU Sumatera Selatan sekaligus pelaku usaha kue tradisional, Yus Elisa atau yang akrab disapa dengan Bunda Rayya, menjelaskan bahwa kesalahan penyimpanan menjadi faktor utama menurunnya kualitas kue basah. Ia menegaskan bahwa jenis kue ini memang tidak dirancang untuk diproduksi jauh-jauh hari karena bahan dasarnya yang cenderung mudah rusak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, jika kue basah dibiarkan pada suhu ruang, daya tahannya hanya berkisar dua hingga tiga hari. Oleh karena itu, langkah paling sederhana yang bisa dilakukan adalah menyimpannya di dalam kulkas.

"Kalau dimasukkan ke dalam kulkas, kue basah bisa bertahan sekitar satu minggu dengan kondisi yang masih layak konsumsi," katanya kepada wartawan, Sabtu (21/3/2026).

ADVERTISEMENT

Namun, kata Bunda Rayya bagi masyarakat yang ingin menyimpan kue lebih lama, misalnya hingga dua minggu atau lebih, penggunaan freezer menjadi solusi yang lebih efektif. Suhu beku mampu memperlambat proses pembusukan secara signifikan.

"Saya menyarankan agar kue yang baru dibuat atau dibeli langsung dimasukkan ke dalam freezer. Dengan cara ini, kue bisa bertahan lebih dari dua minggu tanpa mengalami perubahan rasa yang berarti," ungkapnya.

Saat hendak disajikan, kue tidak bisa langsung dikonsumsi dalam kondisi beku. Proses pencairan perlu dilakukan secara alami dengan cara mengeluarkannya dari freezer dan membiarkannya selama kurang lebih 30 menit hingga teksturnya kembali normal.

"Setelah dikeluarkan dan didiamkan sebentar, kue akan kembali seperti semula dan tetap aman untuk dimakan. Saya sendiri sudah membuktikan metode ini," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa metode penyimpanan ini berlaku untuk berbagai jenis kue basah khas Palembang. Karena itu, ia mewajibkan para reseller yang jumlahnya mencapai ratusan hingga hampir seribu orang untuk memiliki freezer demi menjaga kualitas produk.

Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat kini tidak perlu khawatir lagi menyimpan kue basah dalam waktu lama. Selain lebih hemat, kualitas rasa dan tekstur pun tetap terjaga hingga hari-hari setelah Lebaran.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads