3 Makanan Khas Empat Lawang dan Cara Membuatnya

Sumatera Selatan

3 Makanan Khas Empat Lawang dan Cara Membuatnya

Bagus Nugroho - detikSumbagsel
Selasa, 03 Feb 2026 23:00 WIB
3 Makanan Khas Empat Lawang dan Cara Membuatnya
Foto: Kelicuk, makanan khas Empat Lawang, Sumsel. (Dok. Instagram @empatlawangterkini)
Empat Lawang -

Kuliner Sumatera Selatan tak melulu soal pempek dan pindang. Di Kabupaten Empat Lawang, ada sederet kudapan khas seperti Kelicuk, Gonjeng, hingga Lempok Durian yang jadi primadona masyarakat setempat.

Tak hanya lezat, makanan ini juga sarat makna dan tradisi. Kelicuk misalnya, sering hadir di upacara pernikahan sebagai simbol doa, sementara Lempok Durian menunjukkan keahlian warga lokal dalam mengolah bahan asli.

Berikut detikSumbagsel sajikan informasi mengenai 3 makanan khas Empat Lawang tersebut serta cara membuatnya, yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelicuk

Dilansir dari buku berjudul Ragam Kudapan Sumatera, Bali, NTB, NTT, dan Papua, kelicuk merupakan makanan masyarakat Sumatera Selatan yang terbuat dari bahan ketan, pisang, kelapa parut, dan gula pasir. Semuanya kemudian dicampur menjadi satu lalu dibungkus menggunakan daun pisang dan dikukus.

Nama Kelicuk berasal dari nama Kelituk dan Cencuk. Kelituk berarti melipat dan cucuk berarti ditusuk dengan jari telunjuk. Saat dibungkus menggunakan daun pisang, kue ini dibungkus dengan bentuk kerucut, yang memerlukan gerakan tangan sehingga disebut kelicuk.

ADVERTISEMENT

Dulunya, Kelicuk adalah makanan jamuan perkawinan dan bentuk kerucutnya sendiri melambangkan doa agar pernikahannya dikaruniai anak.

Pada masa kini, Kelicuk menjadi jajanan dan makanan pencuci mulut. Kelicuk memiliki cita rasa manis, karena terbuat dari pisang yang dicampur gula dan penyedap rasa lain.

Berikut ini cara membuat Kelicuk dilansir dari situs Perpustakaan Budaya Indonesia.

1. Bahan

  • Ketan putih
  • Gula pasir secukupnya,
  • Pisang lilin.
  • Kelapa parut. Pilih yang agak mudah.
  • Vanilla.
  • Garam secukupnya.
  • Daun pisang.

2. Cara Membuat

  • Rendam beras ketan putih dalam air selama 3 jam, tiriskan lalu kukus 15 menit dalam kandang.
  • Kupas pisang dan haluskan untuk membuat tekstur yang lebih lembut.
  • Campurkan beras ketan putih dan pisang yang telah dihaluskan. Aduk hingga merata.
  • Tambahan gula dan penyedap lainnya. Aduk kembali adonan.
  • Siapkan daun pisang segar, kemudian olesi dengan minyak goreng.
  • Ambil 1-2 sendok makan adonan, letakkan di atas daun pisang.
  • Bungkus adonan membentuk kerucut.
  • Susun dalam dandang, lalu kukus.
  • Sajikan Kelicuk yang telah matang.

Gonjeng

Gonjeng merupakan camilan khas Empat Lawang dan umumnya dijual di pasar-pasar tradisional yang ada di beberapa kecamatan seperti Muara Pinang, Lintang Kanan, Tebing Tinggi, dan Pendopo. Bahan utama untuk membuat Gonjeng adalah beras yang telah ditumbuk halus (tepung beras) dan kelapa parut.

Selain rasa original Gonjeng juga memiliki varian rasa lain seperti tape singkong, gula merah, hingga durian dan menjadi salah satu camilan yang dinikmati oleh penikmat jajanan tradisional. Masih dari sumber yang sama berikut cara membuat Gonjeng.

1. Bahan

  • 1 gelas tepung beras.
  • 1/2 gelas tepung ketan
  • 1 butir kelapa, parut kasar.
  • 1 sdt garam.
  • 250 cc atau 1 gelas air.
  • Margarin secukupnya
  • Kertas roti secukupnya.

2. Cara Membuat

  • Campur tepung beras, tepung ketan, kelapa parut, dan garam kemudian aduk rata.
  • Tuang air sedikit-sedikit sambil diaduk rata dan adonan menjadi licin.
  • Tuang ke loyang 18x4 cm yang telah dioles margarin dan dialas kertas roti.
  • Masukkan ke dalam oven dan panggang selama 45 menit dengan suhu 180 derajat Celsius.
  • Gonjeng siap dinikmati.

Lempok Durian

Hidangkan khas lainnya yang dapat detikers coba ketika berkunjung ke Empat Lawang adalah Lempok Durian. Makanan ini terbuat dari daging durian yang dicampurkan dengan tepung ketan, sehingga menghasilkan tekstur kenyal dan rasa manis khas durian.

Lempok durian tidak hanya dikenal dengan rasanya yang lezat, melainkan juga sebagai simbol budaya dan kekayaan daerah. Saat menggigit sepotong lempok durian, rasa manis dari durian akan terasa, sementara ketan memberikan rasa kenyal yang memuaskan. Lempok ini mencerminkan keahlian masyarakat lokal dalam mengolah bahan-bahan asli sebagai camilan yang tidak terlupakan.

1. Bahan

  • 4-5 kg durian matang (lebih baik matang di pohon)
  • 1 kg gula pasir
  • 1 sdt garam

2. Cara Membuat

  • Belah durian dan ambil isinya
  • Pisahkan daging durian dari bijinya.
  • Campurkan 1 kg gula pasir untuk daging buah durian sebanyak 4-5 kg lalu tambahan 1 sdt garam.
  • Masukkan semua bahan ke dalam kuali lalu letakkan di atas kompor.
  • Panaskan dan aduk terus adonan lempok dalam kuali, dengan api sedang selama 3-4 jam.
  • Setelah lempok susah diaduk alias lengket dan mengental maka lempok siap diangkat.
  • Tunggu sampai dingin dan lempok mengeras siap dikemas dan disajikan.

Demikian informasi mengenai 3 makanan khas Empat Lawang lengkap cara membuatnya. Semoga berguna ya.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker.




(dai/dai)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads