Jahe dan kunyit merupakan dua jenis rempah yang sudah lama digunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai bumbu masakan maupun bahan pengobatan tradisional. Selain memperkaya cita rasa makanan, keduanya juga dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.
Jahe dengan nama latin Zingiber officinale, dan Curcuma domestica Val nama latin dari kunyit, telah dimanfaatkan secara turun-temurun sebagai tanaman herbal. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kedua rempah ini mengandung senyawa aktif yang berperan penting dalam membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan.
Mengutip Jurnal Farmaka Vol. 19 No. 2 Tahun 2021 karya Prilly Mutiara dan Yasmiwar Susilawati, jahe dan kunyit memiliki sejumlah manfaat yang serupa, meskipun bekerja melalui mekanisme dan kandungan zat aktif yang berbeda. Keduanya diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, jahe dan kunyit juga memiliki aktivitas hepatoprotektif atau melindungi fungsi hati, bersifat antikarsinogenik, membantu mengontrol kadar gula darah, serta memiliki efek antimikroba. Manfaat lainnya meliputi perlindungan terhadap kesehatan jantung, dukungan pada pemulihan sistem saraf, hingga peningkatan daya tahan tubuh secara keseluruhan.
Dengan beragam khasiat tersebut, jahe dan kunyit tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap masakan, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari pola hidup sehat melalui pemanfaatan herbal alami.
Manfaat Jahe
Tanaman jahe mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol yang memiliki berbagai efek farmakologis, antara lain:
- Membantu meredakan peradangan dan nyeri.
- Bersifat antioksidan untuk melawan radikal bebas.
- Membantu meredakan mual, batuk, dan pilek.
- Melancarkan pencernaan dan mengurangi kembung.
- Mendukung kesehatan jantung dan sirkulasi darah
Manfaat Kunyit
Sedangkan kunyit dikenal mengandung kurkumin yang memiliki aktivitas biologis tinggi, di antaranya:
- Bersifat antiinflamasi dan antibakteri
- Membantu melindungi fungsi hati atau hepatoprotektif
- Berpotensi sebagai antikanker dan antidiabetes
- Mendukung kesehatan sistem pencernaan
- Membantu menjaga kesehatan jantung dan sistem saraf
Manfaat Kombinasi Jahe dan Kunyit
Ketika dikombinasikan, jahe dan kunyit memberikan efek sinergis yang bermanfaat, diantaranya sebagai berikut:
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif
- Mendukung kesehatan kardiovaskular
- Membantu proses pemulihan tubuh dan fungsi saraf
- Olahan Konsumsi Jahe dan Kunyit.
Fakta lainnya, jahe dan kunyit dapat diolah dalam berbagai bentuk, baik sebagai minuman, makanan, maupun suplemen herbal. Pengolahan yang tepat membantu memaksimalkan manfaat kesehatannya, diantaranya sebagai berikut:
1. Wedang Jahe Kunyit
Minuman herbal yang menghangatkan tubuh dan membantu meningkatkan imunitas.
2. Jamu Empon-empon
Racikan tradisional yang biasanya berisi jahe, kunyit, temulawak, dan rempah lain.
3. Infused Water Jahe Kunyit
Air rendaman jahe dan kunyit untuk konsumsi harian yang lebih ringan.
4. Sup atau Kaldu Herbal
Jahe dan kunyit ditambahkan ke dalam sup atau kaldu untuk rasa dan manfaat kesehatan.
Catatan Konsumsi Jahe dan Kunyit
Ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan apabila ingin mengonsumsi jahe dan kunyit secara bersamaa. Adapun catatannya yakni:
- Konsumsi jahe dan kunyit sebaiknya dalam jumlah wajar.
- Ibu hamil, penderita maag berat, atau yang sedang mengonsumsi obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum konsumsi rutin.
- Untuk bayi dan anak-anak, penggunaan jahe dan kunyit perlu disesuaikan dengan usia dan takaran.
Nah detikers, itulah ulasan tentang jahe, kunyit dan ragam khasiatnya. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Aldekum Fatih Rajih, peserta magang Prima PTKI Kementerian Agama RI.
(mep/mep)











































