Polresta Bengkulu memperketat patroli malam akhir pekan untuk mengantisipasi aksi geng motor atau kelompok yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), polisi mengamankan empat anak yang diduga terafiliasi dengan kelompok geng motor.
Kapolresta Bengkulu, Kombes Rahmad Hidayat mengatakan, patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi aktivitas kelompok yang meresahkan masyarakat, terutama pada malam akhir pekan.
"Kita mengamankan empat anak yang diduga terafiliasi dengan kelompok geng motor," kata Rahmad, Senin (19/10/2026).
Rahmad menjelaskan, Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan keterlibatan mereka sekaligus mengembangkan informasi terkait aktivitas kelompok tersebut.
"Polresta Bengkulu berkomitmen menjaga keamanan Kota Bengkulu. Kami tidak ingin masyarakat merasa takut atau terganggu akibat aktivitas kelompok yang berpotensi menimbulkan keresahan," jelas Rahmad.
Rahmad mengatakan, patroli akan terus ditingkatkan, terutama pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan, penanganan persoalan geng motor tidak hanya mengandalkan tindakan kepolisian. Peran orang tua dan lingkungan sangat penting untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam pergaulan yang berisiko.
"Kami mengimbau para orang tua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya, mengetahui dengan siapa mereka bergaul dan ke mana mereka pergi, terutama pada malam hari," papar Rahmad.
Rahmad mengingatkan agar anak-anak diarahkan mengikuti kegiatan positif seperti pendidikan, olahraga, kegiatan keagamaan hingga aktivitas sosial, dan memberikan peringatan kepada kelompok geng motor yang masih melakukan aktivitas dan mengganggu ketenteraman masyarakat.
"Kepada siapa pun yang masih melakukan aktivitas geng motor dan meresahkan masyarakat, kami minta segera hentikan. Polresta Bengkulu akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan," tegas Rahmad.
Polresta Bengkulu memastikan kegiatan patroli dan pencegahan gangguan kamtibmas akan terus dilakukan secara profesional dan proporsional. Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan atau gangguan keamanan melalui layanan darurat Polri 110.
Simak Video "Video: Polisi Tembak Geng Motor Bersenjata di Makassar"
(dai/dai)