Driver Ojol di Palembang Dikeroyok-HP Dirampas Saat Antar Pesanan

Sumatera Selatan

Driver Ojol di Palembang Dikeroyok-HP Dirampas Saat Antar Pesanan

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 30 Jun 2026 10:00 WIB
Driver ojol di Palembang saat membuat laporan ke polisi setelah dikeroyok
Driver ojol di Palembang saat membuat laporan ke polisi setelah dikeroyok (Foto: Istimewa)
Palembang -

Driver ojek online (Ojol) di Palembang, Sumatera Selatan, bernama M Adrian WD (21), menjadi korban pengeroyokan saat sedang mengantar penumpangnya. Pengeroyokan itu terjadi berawal saat motor korban ditabrak oleh pengendara lain.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan kehilangan handphone (HP)-nya.

Pengeroyokan itu terjadi di Jalan Betet, tepatnya di Lorong Khotib, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sabtu (27/6/2026)
sekitar pukul 15.00 WIB.

Adrian mengatakan kejadian yang dialaminya berawal saat dia sedang menjalankan orderan dengan membonceng rekannya, Randa. Ketika melintas di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba ditabrak oleh sepeda motor yang ditumpangi dua orang pria. Benturan itu membuat kedua kendaraan terjatuh ke badan jalan.

Belum sempat berdiri, Adrian mengaku langsung diserang oleh salah seorang terduga pelaku yang memukul wajah serta menendang bagian perutnya. Sementara itu, Randa yang panik memilih melarikan diri dari lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak berhenti sampai di situ, seorang pria lain yang diduga merupakan rekan pelaku datang menghampiri. Korban menyebut rekan terlapor dengan pria bertato itu ikut menyeret tubuhnya dan melayangkan tendangan ke arah dada serta perut hingga membuatnya kesulitan melawan.

ADVERTISEMENT

Aksi pengeroyokan itu akhirnya terhenti setelah seorang warga yang melintas berinisiatif melerai. Namun, situasi kembali memanas ketika korban dan para terduga pelaku terlibat adu mulut.

"Terlapor kembali memukul saya Pak. Lalu saya bilang, keluarga saya mau datang. Diduga mereka panik, kemudian terlapor merampas satu unit telepon genggam Samsung A55 berwarna biru dengan casing hitam yang saat itu berada di genggaman tangan kiri korban sebelum akhirnya para terlapor melarikan diri," ujarnya.

Sementara itu, Pamapta Polretabes Palembang Aditya Ammar Syaputra membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

"Benar, kami menerima laporan dugaan pengeroyokan dan perampasan handphone milik korban,"katanya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads