Mahasiswa di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Fredi (18) menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTD). Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka lebam di tubuhnya.
Pengeroyokan yang dialami korban terjadi di Jalan Ki Merogan Simpang Sungki, Kecamatan Kertapati, pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Fredi mengatakan, kejadian bermula saat dirinya melintas di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba ada mobil dari arah berlawanan menerobos jalan dengan kecepatan tinggi.
"Saya sedang naik motor, lalu ada mobil menerobos jalan. Saya sempat menegur pengendaranya," ujar Fredi saat membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Kamis (21/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diduga tidak terima ditegur, pengemudi mobil tersebut turun dan langsung memukul korban. Tak hanya itu, dua orang teman pelaku juga ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban.
"Pelaku memukul saya di bagian mata kanan dan kepala. Temannya juga ikut mengeroyok," jelasnya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam di bagian mata kanan serta luka di sejumlah bagian tubuh lainnya.
Merasa menjadi korban tindak kekerasan, Fredi pun melapor ke polisi dan berharap para pelaku segera ditangkap.
"Saya berharap pelakunya bisa segera diproses dan ditangkap," ungkapnya.
Sementara itu, personel Pamapta Polrestabes Palembang Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan tersebut.
"Laporan korban sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang," katanya.
Artikel ini dibuat oleh Desti Wulandari peserta maganghub kemnaker bersertifikat detikcom.
(csb/csb)











































