Polisi Merazia Napi di Lapas Pakjo Palembang, Perketat Pengawasan-Sterilisasi

Sumatera Selatan

Polisi Merazia Napi di Lapas Pakjo Palembang, Perketat Pengawasan-Sterilisasi

Irawan - detikSumbagsel
Minggu, 19 Apr 2026 12:31 WIB
Razia gabungan di Lapas Kelas IA Pakjo, Palembang, Sabtu (18/4) malam.
Foto: Dok. Polda Sumsel
Palembang -

Polda Sumatera Selatan memperketat pengawasan dengan melakukan razia di lembaga pemasyarakatan (lapas) sebagai bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkotika.

Razia gabungan itu dilakukan di Lapas Kelas IA Pakjo, Palembang, Sabtu (18/4) malam. Petugas menyasar blok hunian narapidana untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan keberadaan barang terlarang.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Palembang, Kompol Faisal P. Manalu mengatakan 30 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini. Mereka berasal dari Satresnarkoba Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumsel, serta unsur TNI dan Bhabinkamtibmas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Razia difokuskan pada penggeledahan kamar hunian di Blok E. Selain itu, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap narapidana," katanya kepada wartawan, Minggu (19/4/2026).

Faisal mengungkapkan kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus represif untuk mencegah peredaran narkotika di dalam lapas.

ADVERTISEMENT

"Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh di kamar hunian dan tes urine acak untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika," ungkapnya

Dari hasil razia, petugas tidak menemukan narkotika. Namun, sejumlah barang terlarang berhasil diamankan, seperti sikat gigi yang dimodifikasi, korek api, tali, hingga alat tajam rakitan.

Barang-barang tersebut langsung diserahkan ke pihak lapas untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan wilayah.

"Ini bukti sinergi antar stakeholder untuk memastikan lingkungan tetap aman dan bebas dari pelanggaran hukum," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil guna menjaga stabilitas kamtibmas.

"Razia yang berlangsung dengan pendekatan humanis namun tegas itu berjalan aman dan kondusif," tutupnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads