Heboh Video Napi Nyabu, Lapas Jambi Selidiki-Siapkan Tes Urine Massal

Jambi

Heboh Video Napi Nyabu, Lapas Jambi Selidiki-Siapkan Tes Urine Massal

Dimas Sanjaya - detikSumbagsel
Jumat, 27 Mar 2026 17:31 WIB
Penggeledahan di Lapas Jambi
Foto: Penggeledahan di Lapas Jambi (Dok. Istimewa)
Jambi -

Sebuah video menarasikan diduga narapidana di Lapas Kelas IIA Jambi mengisap sabu viral di media sosial. Lapas Jambi tengah menyelidiki video tersebut dan akan melaksanakan tes urine massal.

Dalam video yang beredar, tampak diduga narapidana sedang melakukan panggilan video dengan seseorang. Lalu, dalam video itu, pria diduga narapidana itu tampak memegang alat isap sabu.

Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, memastikan pihaknya langsung bergerak menindaklanjuti informasi tersebut. Upaya pengumpulan data serta pemeriksaan internal telah dilakukan untuk mengungkap fakta di balik video itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelumnya, petugas pengamanan telah lebih dulu menerima informasi terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di dalam lapas," kata Syahroni dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Riko Hamdan bersama tim langsung menggelar penggeledahan insidentil di Blok A2, tepatnya pada kamar yang dicurigai menjadi lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

Petugas kemudian memeriksa seluruh bagian kamar, termasuk barang milik warga binaan dan mendata penghuni yang berada di dalamnya.

"Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan dua unit telepon genggam di dalam kamar tersebut," ujarnya.

Penggeledahan selanjutnya diperluas ke seluruh hunian di Blok A2 sesuai prosedur. Dari hasil penyisiran, petugas tidak menemukan sabu, alat hisap, maupun barang lain yang berkaitan dengan narkotika.

Meski demikian, petugas mengamankan total 15 unit handphone dari blok tersebut untuk proses lebih lanjut sesuai aturan. Selain itu, pemeriksaan dan klarifikasi juga telah dilakukan terhadap para narapidana yang menempati kamar yang disorot dalam video.

Hasil sementara menunjukkan belum ada kepastian terkait adanya penyalahgunaan narkotika seperti yang ditampilkan dalam video viral tersebut. Namun, proses pendalaman masih terus dilakukan.

"Kami berkomitmen untuk bersikap transparan dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila ditemukan fakta baru," ujar Kepala Lapas.

Sebagai langkah lanjutan, pihak lapas akan menggelar tes urine massal dalam waktu dekat. Pemeriksaan ini akan mencakup seluruh warga binaan serta petugas.

"Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan tes urine massal bagi petugas dan warga binaan. Kegiatan ini akan melibatkan pihak terkait, seperti aparat penegak hukum dan instansi berwenang lainnya, guna memastikan hasil yang objektif dan akuntabel," terangnya.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk keseriusan dalam mencegah serta memberantas peredaran narkotika di dalam lapas, sekaligus memperkuat pengawasan internal.

Syahroni menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran hukum, khususnya terkait narkotika. Berbagai langkah pengamanan dan deteksi dini terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas keamanan di lingkungan lapas.

"Dengan langkah cepat dan tegas ini, Lapas Kelas IIA Jambi berharap dapat memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari narkoba serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan," tutupnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads