Pria bernama Miki (31) di Jayapura, Papua, terlibat duel sengit dengan pria inisial LY yang hendak membegalnya. Korban yang berprofesi sebagai wartawan ini diadang pelaku yang membawa parang.
Dilansir detikSulsel, peristiwa itu terjadi di Kompleks Kampung Buton Perumnas II, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram pada Sabtu (21/2) sekitar pukul 04.40 WIT. Korban kini dirawat di RS Dian Harapan Waena sementara pelaku di RS Bhayangkara Jayapura. Pelaku mengadang korban yang mengendarai motor hingga keduanya terlibat perkelahian.
"Dalam peristiwa tersebut mengakibatkan korban bernama Miki dan terduga pelaku berinisial LY sama-sama mengalami luka. Saat ini, keduanya sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit," ujar Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Fredrickus W. A. Maclarimboen kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut korban kini dirawat di RS Dian Harapan Waena sementara pelaku di RS Bhayangkara Jayapura.
"Korban diketahui berprofesi sebagai seorang wartawan. Miki mengalami luka robek pada bagian kepala, luka lecet pada kedua lutut, serta luka robek pada tangan kanan. Sementara terduga pelaku LY juga mengalami luka pada bagian kepala," terangnya.
Fredrickus menjelaskan korban mengendarai motor berboncengan dengan temannya dari arah Expo Waena menuju Kompleks Kampung Buton. Saat di lokasi, keduanya diadang oleh pelaku yang memegang sebilah parang.
"Karena merasa terancam, korban dan saksi berusaha menyelamatkan diri. Terduga pelaku diduga mengayunkan parang ke arah korban sehingga terjadi perkelahian," bebernya.
Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka akibat senjata tajam. Saksi kemudian membantu korban dan berupaya melumpuhkan pelaku serta mengamankan senjata tajam tersebut.
"Sekitar pukul 04.55 WIT, korban dibawa ke RS Dian Harapan untuk mendapatkan perawatan medis," ujarnya.
Dia menerangkan, warga yang melintas di lokasi menemukan pelaku dalam kondisi tidak sadarkan diri. Warga kemudian melaporkan hal tersebut ke Pos Patmor Heram.
"Petugas piket yang dipimpin Brigpol Tri Purba segera menuju lokasi dan mengevakuasi pelaku ke RS Bhayangkara," bebernya.
Fredrickus menyebut Unit Reskrim Polsek Heram masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional sesuai prosedur yang berlaku.
"Kami tidak mentolerir segala bentuk tindak pidana, khususnya pencurian dengan kekerasan yang membahayakan keselamatan jiwa. Saat ini, korban dan terduga pelaku sama-sama mendapatkan perawatan medis," imbuhnya.
(dai/dai)











































