Sumatera Selatan

Lagu Daerah Palembang Lengkap dengan Lirik dan Maknanya

Rhessya Maris - detikSumbagsel
Jumat, 16 Jan 2026 13:00 WIB
Foto: Ilustrasi lagu (Getty Images/iStockphoto/CJ_Romas)
Palembang -

Palembang merupakan daerah yang memiliki kebudayaan yang beragam sebab dipengaruhi oleh banyak Kebudayaan seperti dari Melayu dan Kerajaan Sriwijaya.

Lagu daerah Palembang bukan sekadar nada dan irama tapi merupakan cerminan identitas, sejarah, dan nilai moral masyarakat Wong Kito Galo.

Dalam artikel ini, detikSumbagsel akan membedah daftar lagu daerah Palembang terlengkap, mulai dari lirik hingga makna filosofis di baliknya.

Lagu Daerah Palembang Lengkap Lirik dan Makna

1. Dek Sangke

Lagu Dek Sangke adalah salah satu lagu daerah Palembang yang paling populer di tingkat nasional. Iramanya yang riang sering kali menipu pendengar yang tidak memahami liriknya, karena sebenarnya lagu ini berisi tentang sindiran.

Dek Sangke dalam bahasa Palembang berarti Tidak Disangka. Lagu ini merupakan sindiran halus terhadap seseorang yang sering berbohong atau berperilaku tidak sesuai dengan kenyataan. Pesan moralnya adalah agar kita selalu bersikap jujur dan tidak menyombongkan diri dengan kebohongan.

Lirik:

Dek sangke aku dek sangke Cempedak berbuah nangka Dek sangke aku dek sangke Cempedak berbuah nangka

Dek sangke aku dek sangke Awak buruk anak raja Dek sangke aku dek sangke Awak buruk anak raja

Dek sangke aku dek sangke Cempedak berbuah nangka Dek sangke aku dek sangke Cempedak berbuah nangka

2. Gending Sriwijaya

Berbeda dengan Dek Sangke yang riang, Gending Sriwijaya memiliki nada yang agung dan khidmat. Lagu ini biasanya mengiringi tarian selamat datang bagi tamu kehormatan.

Lagu ini merupakan bentuk penghormatan terhadap kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang pernah menjadi pusat peradaban dan perdagangan di Asia Tenggara. Maknanya mencakup rasa bangga akan sejarah, persatuan, dan keramah-tamahan masyarakat Palembang dalam menyambut tamu.

Lirik:

Kala itulah kala sang purba Amatlah megah mulia kencana Setunggal puji di muka raja Sembah bakti kito pusako kito

Kejayaan Sriwijaya di masa lampau Termasyhur di seluruh penjuru dunia Bumi Sriwijaya tanah nan kaya Tempat bernaung kito galo

Gending Sriwijaya penjemput tamu Agung luhur budi pekerti kito Sambutlah dengan senyum nan manis Selamat datang di Bumi Sriwijaya.

3. Pempek Lenjer

Lagu ini unik karena mengangkat ikon kuliner Palembang menjadi sebuah karya seni musik. Pempek Lenjer adalah jenis pempek berbentuk panjang yang sangat digemari.

Makna lagu ini sederhana namun mendalam, merayakan kebahagiaan melalui hal-hal kecil seperti makanan. Lagu ini juga mempromosikan kedekatan sosial masyarakat Palembang yang gemar berkumpul dan makan bersama di tepian Sungai Musi.

Lirik:

Paling lemak makan pempek lenjer Makan di pinggir sungai Musi Jangan lupo cukonyo yang pedas Bikin kito nambah lagi

Bulat panjang bentuk pempek lenjer Iwak belido bahan utamonyo Digoreng panas dimakan anget Lemak nian rasonyo

Oi pempek lenjer... oi pempek lenjer... Makanan khas kito Palembang Siapo bae yang merasokan Pasti bakal ketagihan



Simak Video "Video: Mengintip Proses Pembuatan Rindik Bambu"


(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork