Bawang Merah di Palembang Naik Jadi Rp 48 Ribu per Kg

Sumatera Selatan

Bawang Merah di Palembang Naik Jadi Rp 48 Ribu per Kg

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Rabu, 08 Jul 2026 21:00 WIB
Organic Red Pearl Onions in a Bowl
ilustrasi bawang merah (Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2)
Palembang -

Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Palembang, Sumatera Selatan, kembali mengalami perubahan hari ini (8/7/2026). Beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih hingga ayam mengalami kenaikan, sebaliknya cabai merah dan telur ayam turun.

Saat ini bawang merah naik menjadi Rp 48 ribu per kilogram yang sebelumnya Rp 45 ribu, bawang putih juga naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram sebelumnya berada di harga Rp 38 ribu.

Harga daging ayam ras pun mengalami kenaikan Rp 32 ribu per kilogram sebelumnya berada di harga Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, harga cabai merah turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 35 hingga Rp 40 ribu.

Penurunan juga terjadi pada telur ayam yang kini dijual Rp 22 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 23 ribu.

ADVERTISEMENT

Kepala Bidang Stabilisasi Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Palembang Elsa Noviani mengatakan kenaikan harga bawang merah dipengaruhi oleh menurunnya produksi akibat musim kemarau.

"Harga bawang merah naik karena dipengaruhi faktor cuaca. Saat musim kemarau produksi bawang merah menurun sehingga pasokan berkurang dan harga ikut naik," katanya, Rabu (8/7/2026).

Sementara itu, kenaikan harga daging ayam disebabkan produksi ayam potong mulai berkurang. Kondisi tersebut terjadi setelah sebelumnya pasokan dari peternak cukup melimpah sehingga harga sempat turun.

"Produksi ayam potong saat ini tidak sebanyak sebelumnya dan mulai dibatasi karena permintaan juga tidak terlalu tinggi. Sebelumnya harga ayam murah karena stok dari peternak melimpah," ujarnya.

Di sisi lain, harga telur ayam terus mengalami penurunan karena pasokan di pasaran masih melimpah, sedangkan permintaan dari masyarakat belum meningkat.

Adapun harga cabai merah ikut turun karena ketersediaan stok di pasar cukup banyak sehingga harga di tingkat pedagang menjadi lebih rendah.

"Selain itu cabai tidak bisa di stok karena cepat busuk maka dari itu saat distributor membeli cabai merah pasti langsung dijual ke pedagang dan harganya juga turun," katanya.

Dinas Perdagangan Kota Palembang memastikan terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads