Pasokan Belum Stabil Picu Harga Cabai di Palembang Masih Tinggi

Sumatera Selatan

Pasokan Belum Stabil Picu Harga Cabai di Palembang Masih Tinggi

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 18 Jun 2026 16:00 WIB
Harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami penurunan signifikan usai periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis (8/1/2026).
Foto: Ilustrasi cabai (Muhammad Reevanza/detikFoto)
Palembang -

Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang masih bertahan pada level tinggi. Harganya masih di kisaran Rp 60.000 per kilogram. Sementara harga bahan pangan lainnya, terpantau relatif stabil.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan Ruzuan Effendi mengatakan berdasarkan hasil pemantauan harga komoditas dan sembako di pasar-pasar Kota Palembang pada Kamis (18/6/2026), secara umum kondisi pasokan dan harga pangan masih terkendali.

"Untuk sebagian besar komoditas kebutuhan pokok masyarakat, harga masih stabil dan ketersediaan barang mencukupi. Namun, harga cabai terutama cabai rawit merah masih relatif tinggi dibandingkan komoditas lainnya," ujar Ruzuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, harga cabai itu berlangsung cukup lama atau terjadi sebelum Idul Adha 2026. Dia menilai tingginya harga cabai dipengaruhi oleh pasokan yang belum stabil, sementara permintaan masyarakat masih cukup tinggi.

"Tingginya harga cabai dipengaruhi oleh pasokan yang belum sepenuhnya meningkat, sementara permintaan masyarakat masih cukup tinggi," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, pantauan harga bahan pangan lainnya seperti beras premium tercatat Rp 14.900 per kg, sedangkan beras SPHP dijual Rp 12.000 per kg.

Harga kedelai di tingkat perajin tempe berada pada kisaran Rp 10.250 per kg. Untuk harga bawang merah terus mengalami penurunan dan kini tercatat Rp 48.000 per kg, sedangkan bawang putih Rp 40.000 per kg. Sementara gula pasir stabil di kisaran Rp18.500 per kg.

"Daging sapi berada pada kisaran Rp 150.000 per kg, sedangkan daging ayam dijual Rp 31.000 per kg dan telur ayam juga terus turun menjadi Rp 24.000 per kg," jelasnya.

Kemudian harga minyak goreng juga relatif stabil, untuk kemasan dijual Rp 21.000 per liter, curah Rp 18.000 per liter, dan MinyaKita Rp 16.000 per liter. Selain itu, harga tepung terigu curah berada pada level Rp 10.000 per kg, tepung terigu kemasan Rp 13.000 per kg, dan garam halus Rp 10.000 per kg.

Untuk harga ikan kembung tercatat Rp 45.000 per kg, ikan tongkol Rp 35.000 per kg, dan ikan bandeng Rp 30.000 per kg.

Ruzuan menambahkan pihaknya terus melakukan pemantauan perkembangan harga dan ketersediaan pangan di pasar guna memastikan pasokan tetap aman serta mengantisipasi potensi gejolak harga, khususnya pada komoditas cabai.

"Koordinasi terus kami lakukan dengan berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan harga agar tetap stabil di tingkat konsumen," tukasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads