Serentak se-Indonesia, Bulog Sumsel Babel Gencarkan GPM di Tiap Kecamatan

Sumatera Selatan

Serentak se-Indonesia, Bulog Sumsel Babel Gencarkan GPM di Tiap Kecamatan

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 30 Agu 2025 20:00 WIB
Suasana gerakan pangan murah di Palembang.
Foto: Suasana gerakan pangan murah di Palembang. (Dok. Istimewa)
Palembang -

Perum Bulog menggelar gerakan pangan murah (GPM) serentak seluruh Indonesia. Di Kanwil Sumsel Babel, GPM juga dilakukan serentak di seluruh kecamatan yang ada di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel Babel Mersi Windrayani mengatakan GPM ini tujuannya adalah memberikan pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

"Total ada 18 titik lokasi kita menggelar GPM, yakni menyebar luas di 18 kecamatan di Kota Palembang," kata Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel Babel Mersi Windrayani, Sabtu (30/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di GPM tersebut, Bulog menyediakan beras SPHP seharga Rp 58.000 per karung kemasan 5 kilogram.

"Jadi setiap kecamatan, kita gelontorkan beras SPHP. Beras ini dijual dengan harga Rp 58.000 per karungnya. Setiap orang bisa membeli maksimal dua karung," kata dia.

ADVERTISEMENT

Selain beras, Bulog juga menyediakan produk pangan yang lain dengan harga murah, yakni minyak goreng seharga Rp 15.500 per liter dan gula Rp 17.500 per kilogramnya.

"Di setiap titik GPM, kita menyediakan minyak gorang, dan gula pasir," tukasnya.

Mersi menerangkan GPM ini bukan hanya dilakukan di Palembang saja, melainkan juga daerah lain di Sumsel, yakni di Ogan Ilir, OKI, Musi Banyuasin, dan Banyuasin.

"Dalam melaksanakan kegiatan GPM serentak ini, Bulog bekerja sama dengan pihak TNI dan POLRI serta pemda setempat," kata dia.

Bulog memastikan saat ini stok beras di gudang Bulog Sumsel Babel melimpah. Saat ini jumlahnya mencapai 100.000 ton beras. Dengan stok tersebut, kebutuhan beras di Sumsel Babel bisa mencukupi hingga 10 bulan ke depan.

"Stoknya ada 100 ribu ton beras. Stok ini juga terus bertambah karena pengadaan dari petani masih berlanjut," kata dia.




(dai/dai)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads