Harga Sembako di Palembang: Cabai Merah Naik-Bawang Merah Turun

Sumatera Selatan

Harga Sembako di Palembang: Cabai Merah Naik-Bawang Merah Turun

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Jumat, 29 Agu 2025 14:02 WIB
Jelang Ramadhan, harga bawang merah dan cabai rawit merangkak naik. Seperti terpantau di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.
Foto: Ilustrasi harga cabai dan bawang (Rifkianto Nugroho)
Palembang -

Harga sembako di Kota Palembang, Sumatera Selatan berfluktuasi setiap harinya. Terbaru, harga cabai merah keriting naik sementara bawang merah turun.

Pantauan detikSumbagel, Jumat (39/8/2025), harga sembako di Pasar 10 Ulu Palembang, bawang merah Rp 35.000 per kilogram turun Rp 5.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp 36.000 per kilogram turun Rp 4.000 per kilogram, telur ayam Rp 25.000 per kilogram, daging ayam Rp 32.000 per kilogram, bawang putih Rp 32.000 per kilogram dan daging sapi Rp 140.000 per kilogram.

Sementara untuk sembako lainnya seperti telur, daging sapi, beras, gula dan minyak goreng harganya tetap stabil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan Disperindag, Elsa Noviani mengatakan untuk harga kebutuhan pokok di pasaran saat ini sudah mulai stabil. Namun ia menyebut baik dan turunnya harga bisa terjadi karena pengaruh musim panen.

"Ketika musim panen tiba, harga cabai cenderung turun karena pasokan yang meningkat," katanya, Jumat (29/8/2025).

ADVERTISEMENT

Selain musim panen, faktor cuaca yang tidak menentu saat ini juga dapat mempengaruhi hasil panen cabai, sehingga harga menjadi tidak stabil. Ada juga karena dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran di pasar.

"Saat permintaan tinggi dan pasokan rendah, harga cabai cenderung naik," ujarnya.

Elsa menjelaskan untuk bawang merah yang harganya berangsur turun juga dapat disebabkan oleh faktor musim panen, cuaca, permintaan dan penawaran, serta biaya produksi.

"Kami pastikan stok kebutuhan sembako di pasaran aman meski terkadang harga naik turun karena ada sejumlah faktor yang mempengaruhi," ujarnya.




(dai/dai)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads