Warga Prabumulih, Sumatera Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam danau. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat tersebut.
Mayat tersebut ditemukan di dalam danau Danau Berayun yang berada di Jalan Talang Jimar, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, pada Jumat (23/10/2026).
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui mayat tersebut merupakan seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Junaidi (66) yang berdomisili Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan.
Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang saksi bernama Sudarto (66), saat dirinya hendak mengambil air di danau tersebut. Saksi melihat mayat laki-laki dalam posisi tertelungkup di dalam danau, kemudian melaporkan kejadian itu ke RT setempat dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Pihak kepolisian kemudian mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan serta menghubungi pihak keluarga korban, sementara tim Inafis Polres Prabumulih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tubuh korban dengan didampingi pihak keluarga.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tersebut, tidak ditemukan adanya luka-luka pada bagian tubuh korban. Namun, temuan tersebut tidak dengan sendirinya memastikan penyebab kematian korban," kata Kapolsek Prabumulih Timur, Iptu Ulta Deanto dari keterangan resmi yang diterima, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, mereka terakhir kali bertemu dengan korban pada Rabu (21/10/2026). Selama ini, korban diketahui tinggal seorang diri di kediamannya. Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa, dugaan sementara korban meninggal karena tenggelam.
"Dugaan awal korban meninggal dunia akibat tenggelam saat berada di Danau Berayun, yang diduga berkaitan dengan kondisi kelelahan ketika mandi. Namun masih akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pastinya," ujarnya.
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan jenazah korban dibawa ke rumah duka guna proses pemakaman.
Simak Video "Video Kuasa Hukum: ASN yang Tewas dalam Mobil di Juanda Tak Punya Konflik"
(dai/dai)