Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta seluruh OPD memperbarui data agar pelayanan pemerintah tepat sasaran. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Penyepakatan Daftar Data Satu Data Indonesia (SDI) Kota Palembang 2026-2027. yang berlangsung di Ruang Rapat Parameswara Jumat (23/10/2026).
Dewa menekankan pentingnya data berkualitas dan terbaru, mulai dari tingkat OPD hingga kecamatan dan kelurahan.
"Dengan harapan mulai dari perencanaan sampai dengan penyebarluasan informasi itu para OPD dari seluruh OPD perangkat daerah sampai ke tingkat lurah dan kecamatan benar-benar menyampaikan data yang qualified terus ter-update sesuai dengan tupoksi yang ada di OPD nya masing-masing," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewa mengatakan, hasil penyepakatan tersebut juga memuat sejumlah masukan dari BAPPENAS dan pemerintah provinsi. Masukan itu perlu segera ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi.
"Kalau prioritas kan tadi sudah ada penandatanganan artinya ada beberapa saran masukan yang disampaikan oleh narasumber dari BAPPENAS pusat termasuk provinsi untuk dibuat segera sebagai rencana aksinya. Jadi sudah disampaikan semua beberapa hal yang perlu ada tindak lanjutnya," ujarnya.
Menurut Dewa, seluruh data yang dibahas memiliki kepentingan masing-masing. Terlebih, data sosial ekonomi menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan dan memastikan pelayanan diberikan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Saya kira semuanya mendesak semua. Karena DTSEN kan data tunggal sosial ekonomi sesuatu yang penting sehingga ukurannya jelas kalau datanya memang qualified sehingga pelayanan juga bisa tepat sasaran, tepat jumlah, tepat juga kualitas. Maka dari semua data tadi semuanya menjadi sesuatu yang penting," ungkapnya.
