Dua kereta api mengangkut batu bara mengalami tabrakan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Akibatnya, dua orang yakni masinis dan asisten masinis terluka.
Kecelakaan itu terjadi tepatnya di KM 272+5/7, tepatnya di jalur 1 emplasemen Stasiun Talang Baru, Desa Talang Baru, Kecamatan Peninjauan, OKU, wilayah operasional Divisi Regional IV Tanjungkarang, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 02.30 WIB
Adapun dua kereta yang terlibat kecelakaan itu yakni yakni KA 4045 dan KA 4136. Dari insiden itu, sejumlah lokomotif dan gerbong terguling serta anjlok dari rel.
Berdasarkan laporan kejadian, KA 4045 masuk ke jalur 1 menabrak KA 4136 sedang berhenti di jalur sama. Benturan keras mengakibatkan kerusakan pada kedua rangkaian kereta.
Akibat kejadian tersebut, dua lokomotif KA 4045 dilaporkan terguling dan tiga gerbong mengalami anjlok. Sementara itu, pada rangkaian KA 4136, satu lokomotif dilaporkan anjlok dan 12 gerbong terguling.
Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan dari tabrakan tersebut juga mengakibatkan dua kru KA 4045 mengalami luka-luka.
"Benar, dua rangkaian kereta api, yakni KA 4045 dan KA 4136, terlibat tabrakan hingga menyebabkan gerbong terguling serta anjlok dari rel," katanya kepada detikSumbagsel, Kamis (15/10/2026).
"Masinis bernama Cokro Waskito (37), yang berdomisili di Bandar Lampung, mengalami memar di bagian kepala, Sementara itu, asisten masinis Ahmad Marjuki (23), yang berasal dari Jawa Tengah, mengalami luka robek di bagian kanan kepala," sambungnya.
Kedua kru tersebut, sambungnya, kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Peninjauan.
"Adapun kru KA 4136 terdiri atas masinis Hendri Okta Riandi (35), yang berdomisili di Palembang, Sumatera Selatan, dan asisten masinis Arya Nur Dika (23), yang berasal dari Jawa Timur," ungkapnya.
Simak Video "Video: Dump Truck Vs Kereta Api di Blitar, Tak Ada Korban Jiwa"
(csb/csb)