Dua Jembatan di Empat Lawang Dibangun, Permudah Akses Warga

Sumatera Selatan

Dua Jembatan di Empat Lawang Dibangun, Permudah Akses Warga

Irawan - detikSumbagsel
Kamis, 24 Sep 2026 14:00 WIB
Gubernur Sumsel dan Bupati Empat Lawang saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan
Foto: Gubernur Sumsel dan Bupati Empat Lawang saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan (Dok. Istimewa)
Empat Lawang -

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bersama Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Jembatan Seleman Ulu dan Jembatan Napalan di Kabupaten Empat Lawang.

Pembangunan dua jembatan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Groundbreaking dua jembatan itu dilakukan Herman Deru. Dalam kunjungan tersebut, Herman Deru juga meninjau pemeliharaan berkala ruas Jalan Pagar Alam-Tanjung Raya hingga Tanjung Raya-Batas Provinsi Bengkulu.

Herman Deru mengatakan pembangunan jembatan memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam menjaga akses transportasi agar tetap terbuka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jembatan ini adalah urat nadi masyarakat. Kita bangun agar akses warga tidak terputus dan ekonomi bisa terus bergerak," katanya kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).

Deru mengungkapkan jembatan Seleman Ulu menjadi salah satu infrastruktur yang mendapat perhatian karena sebelumnya akses di kawasan tersebut sempat terganggu akibat kerusakan jembatan.

ADVERTISEMENT

"Pada November 2025, jembatan darurat di Seleman Ulu telah diresmikan setelah akses penghubung Empat Lawang-Lahat terputus. Pemprov Sumsel kemudian merencanakan pembangunan jembatan permanen melalui APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2026," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad mengatakan pembangunan itu karena jembatan dinilai memiliki peran strategis bagi mobilitas warga serta aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

"Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena berkaitan langsung dengan akses dan mobilitas. Kita berharap nantinya aktivitas warga menjadi lebih mudah, termasuk dalam membawa hasil pertanian dan perkebunan," katanya.

Joncik menilai pembangunan konektivitas menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung perkembangan wilayah. Dengan akses yang lebih baik, pergerakan masyarakat, barang dan jasa diharapkan semakin lancar.

"Infrastruktur seperti jembatan menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas antarwilayah. Dengan akses yang semakin baik, aktivitas masyarakat juga diharapkan dapat berjalan lebih lancar," tutupnya.

Selain pembangunan dua jembatan, Herman Deru juga melihat langsung kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Pagar Alam, Tanjung Raya hingga perbatasan Provinsi Bengkulu.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan pemeliharaan jalan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Jalur tersebut menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil bumi antardaerah.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads