Kebakaran kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Petugas yang dikerahkan untuk memadamkan api menghadapi kendala medan yang sulit hingga kondisi sumber air di sekitar lokasi yang mengering.
Titik kebakaran berada di wilayah Resort Cabang dan terdeteksi sejak Jumat (18/9/2026). Hingga Senin (21/9/2026), petugas masih berupaya mencapai lokasi untuk melakukan penanganan.
Humas TNWK Riri Fitriandi mengatakan tim sempat menghabiskan waktu hampir delapan jam hanya untuk mencari akses menuju titik api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim sempat hampir delapan jam di jalan dan belum menemukan jalur akses menuju lokasi kebakaran," kata Riri saat dikonfirmasi, Senin.
Kesulitan bertambah karena kondisi sumber air di sekitar titik kebakaran sudah kering. Kondisi itu membuat petugas tidak bisa leluasa menggunakan metode pemadaman seperti di lokasi yang memiliki akses air memadai.
Riri mengatakan penanganan melalui jalur darat hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki. Petugas juga membawa jet shooter apabila kondisi api memungkinkan untuk ditangani menggunakan peralatan tersebut.
"Kondisi air di lokasi sudah sangat kering. Jalur darat hanya memungkinkan dengan jalan kaki atau menggunakan jet shooter jika kondisi api memungkinkan," ujarnya.
Baca juga: Taman Nasional Way Kambas Terbakar Lagi |
Sebanyak 24 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Mereka terdiri dari 12 warga, 6 personel Manggala Agni, dan 6 mitra kerja KHS RO.
Upaya mencapai titik api melalui jalur darat sempat menemui jalan buntu. Petugas kemudian mencari akses alternatif melalui jalur laut dan sungai pada hari berikutnya.
"Pada hari berikutnya, tim kembali mencoba masuk melalui jalur laut dan jalur sungai, namun masih menemui kendala," kata Riri.
Hingga kini, proses penanganan masih berlangsung. TNWK belum dapat memastikan luas kawasan yang terbakar karena tim masih berada di lapangan.
"Untuk luasan lahan yang terbakar belum dapat dipastikan karena tim lapangan masih bertugas," jelasnya.
Petugas masih berupaya mencapai titik api dan melakukan pemadaman agar kebakaran tidak meluas ke kawasan lain. Kondisi terakhir lokasi serta luas lahan terdampak masih menunggu laporan tim yang berada di lapangan.
