Video pengakuan seorang pasien perempuan yang diduga menjadi korban pelecehan seksual di RSUD Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan viral di media sosial.
Dalam video tersebut, korban mengaku mendapat tindakan tidak menyenangkan saat sedang menjalani perawatan dan berada dalam kondisi lemah. Video berdurasi 55 detik itu memperlihatkan korban masih terbaring di tempat tidur rumah sakit dengan alat bantu pernapasan terpasang.
Dengan suara lirih, korban menceritakan bahwa seorang pria yang diketahui identitasnya berinisial SL diduga melakukan tindakan asusila terhadap dirinya ketika kondisi fisiknya tidak berdaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat korban sedang terbaring lemah, pelaku datang langsung meremas payudara korban. Lalu dia mengambil tangan korban dan memasukannya ke dalam kemaluan pelaku.
"Dia remas payudara saya, lalu dia (pelaku) buka celana dan tangan saya ditariknya untuk memegang alat kelaminya," kata pasien lirih dalam video tersebut.
Korban mengaku tidak mampu melakukan perlawanan karena saat itu masih dalam keadaan lemah akibat menjalani perawatan medis.
Informasi yang dihimpun, peristiwa dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi di RSUD Martapura, Kabupaten OKU Timur, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah diduga melakukan aksi tersebut, pelaku disebut langsung meninggalkan ruangan.
Kasatreskrim Polres OKU Timur Iptu Rendi Ramadhona membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.
"Benar, keluarga korban sudah melaporkan kejadian itu ke Polres OKU Timur. Saat ini kami masih mendalami keterangan dari keluarga korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Rendi saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta bukti lain untuk mengungkap peristiwa yang kini menjadi perhatian publik setelah video pengakuan korban beredar luas di media sosial.
