Kronologi Avanza Tabrak Tronton di Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk

Lampung

Kronologi Avanza Tabrak Tronton di Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 13 Jul 2026 12:31 WIB
Polisi saat menunjukkan kendaraan yang mengalami kecelakaan di Tol Lampung
Foto: Polisi saat menunjukkan kendaraan yang mengalami kecelakaan di Tol Lampung (Dok. Istimewa)
Tulang Bawang -

Kecelakaan maut yang menewaskan empat orang di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), Kabupaten Tulang Bawang, diduga dipicu sopir mengantuk. Mobil Toyota Avanza yang ditumpangi satu keluarga asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menghantam bagian belakang truk tronton yang melaju di depannya.

Peristiwa itu terjadi di KM 187+600 Jalur A pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi Avanza, Raden Muhammad Feriansyah (46), meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terjepit badan kendaraan.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Ayu Tiara Kanchika mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan bermula saat Avanza bernomor polisi BG-1069-IH melaju dari arah Bandar Lampung menuju Palembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan yang dikemudikannya menabrak bagian belakang truk Hino trailer yang berada di depannya," kata Ayu, Minggu (12/7/2026).

Benturan keras membuat bagian depan Avanza ringsek parah. Raden meninggal di lokasi, sedangkan tiga penumpang lainnya sempat dievakuasi dalam kondisi luka-luka.

ADVERTISEMENT

Mereka adalah Intan, Yuniarti, dan Kopli Anwar. Intan dan Yuniarti meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit, sementara Kopli Anwar mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di RS Yukum Medical Center.

Satu penumpang lainnya, Azikra, menjadi satu-satunya korban selamat dalam kecelakaan tersebut. Saat ini korban masih menjalani perawatan akibat mengalami luka ringan.

Ayu juga membenarkan bahwa Raden Muhammad Feriansyah merupakan anggota Polri aktif yang berdinas di Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumatera Selatan.

"Benar, satu orang korban merupakan anggota Polri aktif yang bertugas di Ditpamobvit Polda Sumatera Selatan," ujarnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, kendaraan yang terlibat telah dievakuasi dari lokasi kejadian.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads