Pos pemantauan Gunung Anak Krakatau (GAK) Lampung Selatan, Lampung, mengonfirmasi erupsi yang terjadi pada GAK siang tadi. GAK dinyatakan masih berstatus waspada level II.
"Benar, siang tadi terjadi erupsi pada GAK, untuk statusnya itu masih di waspada level II. Jadi belum berubah," kata Kepala Pos Pemantauan GAK, Andi Suwardi saat dikonfirmasi detikSumbagsel pada Senin (2/7/2026).
Andi mengatakan fenomena erupsi yang terjadi pada GAK masih berstatus normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya statusnya masih normal," ujarnya.
Lebih lanjut Andi menerangkan fenomena ini terjadi akibat peningkatan energi yang mendorong magma keluar permukaan atau biasa disebut erupsi efusif.
"Ya ada peningkatan, itu karena energinya cukup untuk mendorong magma mendekati permukaan. Peristiwa keluarnya magma ke permukaan bumi dalam bentuk lelehan lava secara perlahan tanpa diikuti oleh ledakan besar," jelasnya.
Meski masih dalam kategori aman, Andi tetap menegaskan kepada masyarakat ataupun wisatawan tidak mendekati GAK dengan jarak dua kilometer.
"Masyarakat, nelayan apalagi wisatawan kami minta tidak dulu mendekati area ataupun menginjak kaki ke GAK dengan jarak dua KM. Ini untuk keselamatan bersama," ujarnya.
(csb/csb)
