Pengendara motor tertemper Kereta Api Babaranjang di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Saat ini, jasad korban berinisial A (36) sudah dievakuasi.
Peristiwa itu terjadi di Desa Sungai Binjai, Kecamatan Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 08.05 WIB.
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, sebelum melintas masinis Kereta Api Babaranjang Nomor KA 4118 telah membunyikan semboyan atau klakson sebagai tanda peringatan," kata Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, Rabu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Adik, diduga korban tidak menyadari datangnya kereta hingga kendaraan berhenti di atas rel. Kereta kemudian menabrak bagian depan sepeda motor sehingga korban terpental dan mengalami luka berat.
Polisi yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban ke RSUD Martapura serta melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kecelakaan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dialami," katanya.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Barang bukti berupa sepeda motor juga telah diamankan dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga sesuai ketentuan yang berlaku.
(csb/csb)
