Pelajar di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, bernama Subagja (17), tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak bus karyawan. Korban tewas setelah setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Mohammad H Robbain Muara Enim, akibat luka yang dideritanya.
"Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (28/6/2026) sore. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka cukup parah dan sempat menjalani perawatan dan akhirnya dinyatakan meningal dunia," kata Kasatlantas Polres Muara Enim AKP Nadhya Nabilla, Selasa (30/6/2026).
Nadhya menjelaskan peristiwa kecelakaan tersebut berawal saat bus dengan nomor BG-7228-DA yang dikemudikan Mahadi (64) melaju dari arah Tanjung Enim menuju Muara Enim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi bus diduga berusaha mendahului sebuah mobil minibus berwarna putih yang mengerem di depannya. Saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Fiz R BG-6414-DE yang dikendarai korban.
"Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Sepeda motor korban menghantam bagian depan sebelah kanan bus," jelasnya.
Akibat tabrakan itu, korban mengalami sejumlah luka pada tunuhnya. Sementara pengemudi bus tidak mengalami luka, meski kedua kendaraan mengalami kerusakan.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengamankan kedua kendaraan yang terlibat, serta membuat laporan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami. Barang bukti berupa bus dan sepeda motor telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan,"kata Nadhya.
Dia mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat hendak mendahului kendaraan di jalan dia arah.
"Kami mengimbau pengendara agar selalu memastikan kondisi lalu lintas benar - benar aman sebelum mendahului kendaraan lain. Keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kecelakaan yang berakibat fatal," ujarnya.
(csb/csb)
