Pemotor di Musi Rawas Tabrak Truk Mogok, Satu Orang Tewas

Sumatera Selatan

Pemotor di Musi Rawas Tabrak Truk Mogok, Satu Orang Tewas

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Jumat, 26 Jun 2026 21:00 WIB
Polisi lakukan penyelidikan kecelakaan di Musi Rawas
Foto: Polisi lakukan penyelidikan kecelakaan di Musi Rawas (Dok. Polres Musi Rawas)
Musi Rawas -

Pemotor di Musi Rawas, Sumatera Selatan, bernama Yonson (51) yang berboncengan dengan Andika Sari (32) menabrak truk yang sedang mogok di badan jalan. Akibatnya, Andika mengalami luka parah pada bagian kepala hingga meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Musi Rawas (Mura)-PALI, Desa Bumi Makmur, Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas, Sumatera Selatan, pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Musi Rawas AKP Muriyanto mengatakan saat itu truk tronton putih bernopol BG-8568-PS yang dikemudikan oleh Afgan Desta Diansa (19) melaju dari arah BTS Ulu Cecar Simpang Belimbing menuju Desa Semangus, PALI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut diduga mengalami kerusakan mesin sehingga berhenti di badan jalan," katanya, Jumat (26/6/2026).

Pada saat bersamaan, kata Muriyanto, sebuah motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai Yonson dan berboncengan dengan Andika Sari melaju dari arah yang sama.

ADVERTISEMENT

"Diduga karena jarak sudah terlalu dekat, motor tersebut menabrak bagian belakang samping kanan truk yang sedang berhenti di badan jalan," ungkapnya.

Akibat kecelakaan itu tersebut, Yonson mengalami luka pada tangan kiri dan sempat dibawa ke Puskesmas BTS Ulu sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Talang Ubi, PALI, untuk menjalani perawatan.

"Sementara penumpangnya yakni Andika Sari mengalami luka di bagian kepala. Setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas BTS Ulu, korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Muriyanto mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Untuk sopir truk tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut. Saat ini masih dilakukan penyelidikan," tuturnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads