Polisi masih menyelidiki dua warga yang tertembak saat terjadi aksi perusakan dan pembakaran fasilitas milik salah satu perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Selain dua luka tembak, ada satu warga tewas akibat tersengat listrik.
Adapun dua warga yang tertembak yakni berinisial M (43) dan Z (50). Sementara satu orang yang tewas inisial A (25).
"Iya ada dua dari masyarakat yang tertembak dan saat ini posisi sedang melakukan olah TKP dan mencari siapa yang melakukan penembakan tersebut," kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan,Kamis (25/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kronologi Kejadian
Dari informasi kepolisian, peristiwa tersebut diduga bermula saat petugas keamanan gabungan Polda Sumatera Selatan, dan Polres OKI mengamankan 11 unit motor, dan satu unit mobil pikap berisi buah sawit (TBS) diduga hasil curian milik perusahaan tersebut.
Saat proses pengamanan berlangsung, datang kurang lebih 100 warga yang berupaya mengambil kembali kendaraan serta muatan sawit yang diamankan petugas. Aparat kemudian melakukan dialog dan komunikasi dengan masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dari hasil komunikasi tersebut, kendaraan yang sebelumnya diamankan dikembalikan kepada warga, sementara buah sawit yang menjadi objek permasalahan diserahkan kepada pihak perusahaan.
Tetapi, saat petugas hendak meninggalkan lokasi, diduga warga melakukan perusakan terhadap mobil yang ditumpangi petugas, sehingga terjadilah kekacauan di lokasi.
Saat kericuhan dan ketegangan tersebut, terdengar suara letusan diduga senjata api yang hingga kini belum diketahui sumbernya hingga mengenai dua warga.
Sejumlah warga juga melakukan pembakaran terhadap kantor dan mes karyawan perusahaan sawit tersebut. Namun satu orang berinisial A (25) tewas diduga setelah tersengat listrik saat melakukan pembakaran.
"Saat ini situasi di TKP sudah kondusif dan aman. Serta personel dari Polda Sumsel maupun Polres OKI sudah berjaga, serta situasi dalam keadaan aman dan kondusif," ujarnya.
(csb/csb)
