Polda Sumsel menggelar bakti kesehatan memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Layanan kesehatan terpadu yang disiapkan ditarget diikuti 1.000 masyarakat.
Kegiatan digelar di Lapangan Wira Bhakti Pakri Palembang, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut digelar virtual dan serentak dilakukan se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri mendukung pembangunan SDM yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, pengobatan gratis, pelayanan dokter spesialis penyakit dalam, anak, THT, mata, kandungan, gigi, hingga layanan farmasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, digelar juga khitanan massal bagi 80 anak, donor darah dengan target 100 pendonor, operasi katarak bagi 10 pasien, dan operasi bibir sumbing bagi 10 pasien yang diberikan secara gratis.
Polda Sumsel juga menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada 11 orang yang termasuk kelompok rentan. Terdiri dari kursi roda, alat bantu jalan (walker), tongkat bantu jalan bagi penyandang tunanetra, serta kacamata baca bagi masyarakat lanjut usia.
Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho mengatakan bahwa, kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan sosial dan menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
"Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami ingin memastikan manfaat kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ketika masyarakat sehat, produktivitas meningkat, kesejahteraan tumbuh, dan stabilitas kamtibmas akan semakin kuat," katanya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari kontribusi Polri mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya menegaskan bahwa, kegiatan bakti kesehatan merupakan implementasi nyata semangat Hari Bhayangkara yang menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Bakti kesehatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan Sumsel yang sehat, aman dan sejahtera.
(rep/rep)
