Luas Karhutla Sumsel Tembus 305,4 Hektare, 3 Daerah Tercatat Paling Tinggi

Sumatera Selatan

Luas Karhutla Sumsel Tembus 305,4 Hektare, 3 Daerah Tercatat Paling Tinggi

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 18 Jun 2026 20:00 WIB
Patroli udara menemukan karhutla di Muba.
Foto: Ilustrasi kebakaran lahan (Dok. BPBD Sumsel)
Palembang -

Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai 305,4 hektare. Tiga daerah paling luas area terbakarnya yakni Muara Enim, Musi Rawas Utara (Muratara), dan Ogan Komering Ulu (OKU).

"Total luas karhutla di Sumsel sepanjang Januari-Mei 2026, berdasarkan analisa citra satelit mencapai 305,4 hektare," ujar Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera Ferdian Kristanto, Kamis (18/6/2026).

Dari luasan karhutla yang tercatat, tiga daerah mengalami kejadian karhutla seluas 50 hektare lebih. Muara Enim terdata 55,2 hektare, OKU 54,5 hektare, dan Muratara 53,2 hektare.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hanya di Muara Enim yang terdata karhutla terjadi di lahan gambut seluas 1,1 hektare. Sedangkan sisanya 304,3 hektare terjadi di lahan mineral," katanya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data dari Sipongi, tercatat karhutla di Sumsel terjadi di 12 kabupaten/kota. Selain tiga daerah itu, karhutla juga terjadi di Musi Banyuasin (Muba) 36,4 hektare, Ogan Ilir dan OKU Selatan masing-masing 27,5 hektare, dan Ogan Komering Ilir (OKI) 23,1 hektare.

Kemudian di Banyuasin seluas 9,4 hektare, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 5,9 hektare, Lahat 6 hektare, Prabumulih 4,8 hektare, dan OKU Timur 1,9 hektare.

"Lima daerah tidak terdata mengalami karhutla, yakni di Lubuklinggau, Mura, Palembang, Empat Lawang, dan Pagar Alam. Data luas karhutla 2026 sifatnya masih rekapitulasi sementara," ungkapnya.

Dibandingkan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya, luasan karhutla di Sumsel tahun ini lebih tinggi sejak 2024. Pada 2024, luasan karhutla hanya 184,1 hektare dan tahun berikutnya 43,1 hektare.

Sementara pada 2023, luasan karhutla mencapai 1.046,2 hektare, 2022 seluas 1.977,7 hektare, 2021 seluas 93,8 hektare, 2020 seluas 626,7 hektare, dan 2019 seluas 245,4 hektare.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads