Satu keluarga di Ogan Ilir, Sumatera Selatan tewas, tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai tertabrak truk. Kecelakaan itu terjadi diduga karena kelalaian dari sopir truk.
Ketiga korban yakni suami berinisial J (30), istrinya MA (28) dan anaknya A (6). Ketiganya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat. Sementara pengemudi truk dalam kondisi selamat.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera tepatnya di Desa Talang Balai Baru II, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir pada Selasa (16/6/2026) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan itu berawal saat truk cold diesel yang dikemudikan M melaju dari arah Palembang menuju Kayuagung. Sesampai di TKP, datang sepeda motor Vario BG-6103-TW yang dikendarai satu keluarga ini.
Sepeda motor tersebut mendahului truk dari sebelah kiri jalan, kemudian posisinya sudah mendahului truk tersebut. Namun, tidak lama sepeda motor tersebut berjalan pelan, karena ada mobil minibus di depanya yang juga berjalan pelan.
"Kemudian truk tersebut tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, kemudian membanting setir ke kiri, namun masih menabrak motor di depannya (motor korban)," Kasat Lantas Polres Ogan Ilir Iptu Dede Supria Yovi, dari keterangan resmi, Rabu (17/6/2026).
Akibatnya, pengendara dan kedua penumpangnya mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja, dan dinyatakan meninggal dunia.
"Tiga korban meninggal dunia. Iya satu keluarga. (dugaan?) kurang hati-hati dan tidak konsentrasi (pengemudi truk) pada saat berkendara sehingga terjadi tabrak belakang," ujarnya.
Saat ini, kata dia, pihak kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat lakalantas, sementara sopir truk turut diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut. Sementara jenazah ketiga korban telah diserahkan ke pihak keluarga.
"Kami (Satlantas Polres Ogan Ilir) cek TKP dengan penyelidikan lebih lanjut dengan olah TKP, mendatangi puskesmas, memintai keterangan saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti," ujarnya.
(csb/csb)
