Tahun Baru Islam merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk membuka lembaran baru yang lebih baik. Pergantian tahun dalam kalender Hijriah tidak hanya menjadi penanda waktu, tapi juga kesempatan untuk introspeksi diri dan memperbanyak amal ibadah.
Salah satu amalan yang sering dilakukan saat memasuki Tahun Baru Islam yakni membaca doa awal tahun. Doa ini dipanjatkan untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan, keselamatan dan kemudahan.
Lantas, bagaimana bacaan doa awal Tahun Baru Islam? Berikut detikSumbagsel rangkum tulisan Arab, latin, dan artinya yang dapat diamalkan saat menyambut 1 Muharram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Doa Awal Tahun Baru Islam
Melansir laman Nu Online dan laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut doa awal tahun Islam yang untuk menyambut Tahun Baru Hijriah, dengan harapan mendapatkan keselamatan, perlindungan, kesehatan dan keharmonisan:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Artinya: "Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."
Kapan Membaca Doa Awal Tahun Islam?
Doa awal tahun Islam dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan, perlindungan, dan kemudahan dalam menjalani tahun yang baru. Selain membaca doa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amalan baik seperti istighfar, shalawat, membaca Al-Qur'an, bersedekah, dan ibadah lainnya.
Doa awal tahun umumnya dibaca setelah masuk waktu Magrib pada malam 1 Muharram yang menandai dimulainya tahun baru Hijriah. Dalam doa tersebut, umat Islam memohon perlindungan dari godaan setan dan hawa nafsu, serta berharap agar Allah SWT memberikan kekuatan untuk mengisi tahun yang baru dengan berbagai amal saleh.
Para ulama juga menjelaskan bahwa membaca doa awal dan akhir tahun hukumnya boleh dilakukan selama tidak diyakini sebagai doa yang secara langsung berasal dari Nabi Muhammad SAW. Amalan ini dapat menjadi sarana untuk bermuhasabah sekaligus memulai tahun baru dengan harapan dan niat yang lebih baik.
Keutamaan Membaca Doa Awal Tahun Menurut Ulama
Syekh Abdulah Hamid Quddus Al-Makki menjelaskan, bahwa seseorang yang membaca doa awal tahun sebanyak tiga kali maka akan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Doa ini juga menjadi bentuk permohonan agar diri agar senantiasa dijaga dari berbagai godaan dan keburukan.
Dalam kitab Kanzun Najah wa As-Surur, ia menerangkan bahwa setan akan mengakui ketidakmampuannya untuk mengganggu orang yang mengamalkan doa tersebut. Bahkan, Allah SWT menugaskan dua malaikat untuk menjaga dan melindunginya dari godaan setan beserta para pengikutnya.
يَقْرَؤُهُ ثَلَاثًا؛ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَقُولُ: اسْتَأْمَنَ عَلَى نَفْسِهِ فِيمَا بَقِيَ مِنْ عُمْرِهِ، وَتُوُكِّلَ بِهِ مَلَكَانِ يَحْرُسَانِهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَتْبَاعِهِ
Artinya: Jika doa ini dibaca sebanyak tiga kali, maka sesungguhnya setan akan berkata: Ia telah mengamankan dirinya untuk sisa umurnya. Lalu dua malaikat ditugaskan untuk menjaganya dari setan dan para pengikutnya." (Kanzun Najah wa As-Surur [Beirut: Dar Al-Hawi], hlm. 68-69).
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
(dai/dai)
