Metering regulating station (MRS) jaringan gas alam di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, meledak. Lima pekerja mengalami luka dan mendapat penanganan medis.
Insiden itu terjadi di belakang Kantor Camat Babat Supat, Muba, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Diketahui, MRS tersebut merupakan proyek yang dikerjakan oleh sebuah perusahaan.
Kapolsek Babat Supat Iptu Agum Marenra mengatakan sebelum kejadian sebanyak 10 pekerja melakukan briefing dan persiapan standar pengujian instalasi. Pengujian dilakukan melalui dua tahap, yakni factory acceptance test (FAT) di pabrik dan pengujian ulang di lokasi pekerjaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam proses pengujian tersebut digunakan gas Nitrogen (N2). Saat satu tabung Nitrogen diisi ke pressure regulator station (PRS) atau mesin pengatur tekanan, tiba-tiba terjadi ledakan yang disertai keluarnya asap hitam dari dalam PRS," ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).
Ledakan itu menyebabkan lima pekerja terluka, terkena serpihan plat besi dari box PRS serta tekanan udara yang dihasilkan gas Nitrogen. Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sungai Lilin untuk mendapatkan penanganan medis.
"Kelima korban berinisial AS warga Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi; AM (37) warga Kecamatan Andir, Kota Bandung; FZ (38) warga Jatiasih, Kota Bekasi; AO (60) warga Cibinong, Kabupaten Bogor; dan MO (36)," katanya.
Agum menjelaskan pihaknya langsung menurunkan personel setelah menerima laporan adanya ledakan.
"Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas mendapati bekas ledakan serta serpihan plat besi yang berserakan. Polisi kemudian melakukan pengamanan lokasi, mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.
Saat ini tim gabungan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
"Untuk anggota kita sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Muba untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan MRS jaringan gas alam tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian guna mengetahui penyebab insiden tersebut.
(rep/rep)
