Fortuner Hantam Dua Motor dan Angkot di Palembang, Satu Orang Tewas

Sumatera Selatan

Fortuner Hantam Dua Motor dan Angkot di Palembang, Satu Orang Tewas

Irawan - detikSumbagsel
Sabtu, 06 Jun 2026 12:00 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di bawah LRT Cinde Palembang, lokasi kecelakaan beruntun.
Foto: Polisi saat melakukan olah TKP di bawah LRT Cinde Palembang, lokasi kecelakaan beruntun. (Dok. Polrestabes Palembang)
Palembang -

Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di bawah Stasiun LRT Cinde, Kota Palembang. Insiden yang melibatkan sebuah mobil Toyota Fortuner, dua motor Honda BeAT, dan angkot itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban meninggal diketahui bernama Devi Yanto (39), pengendara sepeda motor Honda Beat BG-4241-ADC. Ia sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Charitas sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.

Sementara itu, pengendara motor lainnya, M. Abi (22) mengalami luka lecet pada kaki dan nyeri di bagian pinggang. Korban lainnya, Nariratih (33 dan Abilyansyah Wijaya (3) yang merupakan penumpang sepeda motor yang dikendarai Devi Yanto, mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengemudi angkot BG-1031-IM, Ahmad Ridwan (53) juga mengalami nyeri di bagian dada namun dalam kondisi sadar. Sedangkan pengemudi Toyota Fortuner, Ahmad Nasuhi (56) dilaporkan tidak mengalami luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Hermanto mengatakan kecelakaan bermula saat mobil Toyota Fortuner bernomor polisi BG-1857-UP yang dikemudikan Ahmad Nasuhi melaju dari arah Simpang Famous (IP Mall) menuju Simpang Charitas.

ADVERTISEMENT

"Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga menabrak sepeda motor Honda BeAT BG-4423-ABN yang dikendarai M. Abi. Setelah itu, mobil terus melaju dan kembali menabrak sepeda motor Honda BeAT BG-4241-ADC yang dikendarai Devi Yanto yang saat itu berboncengan dengan Nariratih dan seorang balita bernama Abilyansyah Wijaya," katanya kepada wartawan, Sabtu (6/6/2026).

Usai menabrak dua motor, kata Hermanto kendaraan tersebut masih terus bergerak hingga menghantam angkutan kota BG-1031-IM yang dikemudikan Ahmad Ridwan.

"Dari kejadian itu satu orang tewas dan lainnya luka-luka kita juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan," ungkapnya.

Ia menambahkan, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti, sementara penyidik masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan Satlantas Polrestabes Palembang untuk mengetahui penyebab dan unsur kelalaian dalam kecelakaan tersebut," tutupnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads