Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil dipadamkan usai terbakar sejak 1 Juni 2026. Luas lahan yang terbakar meluas hingga mencapai tiga hektare.
"Wilayah karhutla di Sungai Keruh, Muba, sudah berhasil dipadamkan kemarin (Selasa). Karhutla di wilayah ini awalnya hanya berasap tipis, kemudian kian meluas hingga akhirnya padam setelah helikopter melakukan water bombing ke titik yang terbakar," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Rabu (3/6/2026).
Dalam upaya pemadaman Selasa (2/6), dilakukan sebanyak 21 kali water bombing di wilayah yang terbakar. Tampak dari foto wilayah lahan yang terbakar berada di area perkebunan sawit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemadaman dilakukam oleh 1 unit helikopter yang melakukan 21 kali water bombing," katanya.
Karhutla di Sungai Keruh juga terjadi di titik lain. Upaya pemadaman dengan water bombing juga dilakukan di titik tersebut oleh helikopter yang sama.
"Di titik karhutla lain di Sungai Keruh juga dilakukan pemadaman dengan water bombing sebanyak 8 kali. Dua titik karhutla di lokasi ini berhasil dipadamkan," jelasnya.
Sementara berdasarkan patroli udara, sejumlah wilayah di Sumsel terpantau karhutla. Namun, dua helikopter water bombing dilakukan maintenance.
"Berdasarkan pantauan pesawat patroli udara ditemukan 5 firespot di Kabupaten Muara Enim 1 titik, Muba 2 titik, dan Muratara 2 titik," katanya.
(csb/csb)











































