Pemprov Dalami Kasus Warga Muara Enim Terlantar di Kamboja

Sumatera Selatan

Pemprov Dalami Kasus Warga Muara Enim Terlantar di Kamboja

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Sabtu, 30 Mei 2026 09:31 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru
Foto: Gubernur Sumsel Herman Deru (Muhammad Alyuda Tri Utama)
Palembang -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bergerak cepat menindaklanjuti informasi terkait warga yang terlantar di Kamboja. Kasus tersebut kini didalami bersama Dinas Tenaga Kerja untuk menelusuri jalur keberangkatan korban hingga bisa berada di luar negeri.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendalaman terkait kasus seorang warga Muara Enim yang diduga terlantar di Kamboja. Proses penelusuran dilakukan bersama Dinas Tenaga Kerja guna mengetahui pihak atau lembaga yang memberangkatkan korban ke luar negeri.

"Jadi nanti kita cek secepatnya kita nak cek dengan Dinas Tenaga Kerja. Dia lewat lembaga apa? Karena katanya dia ada penyalurnya, waktu itu ke Thailand kata dia, kan?," ujarnya Jumat, (29/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, informasi mengenai keberangkatan korban harus ditelusuri secara detail agar diketahui bagaimana korban bisa berakhir di Kamboja.

"Ini harus didalami, harus koresponden. Lembaga apa itu yang bisa membawa dia ke Thailand sehingga dia terdampar di Kamboja?," kata Deru.

ADVERTISEMENT

Deru juga memastikan akan berupaya membantu proses penyelamatan dan pemulangan warga yang berada di luar negeri tersebut secepat mungkin.

"Tapi tentu kita akan selamatkan warga kita yang di luar negeri itu, secepatnya kita bisa pulangkan," ungkapnya.

Selain itu, pihak keluarga diminta aktif berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja di tingkat kabupaten maupun provinsi agar proses pendataan dan pemulangan dapat berjalan lancar.

"Pesan untuk keluarganya, terus berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja, baik Kabupaten maupun Provinsi. Agar tahu betul nama, identitas, dan yang paling penting paspornya," jelasnya.

Deru menegaskan dokumen perjalanan seperti paspor menjadi hal penting dalam proses pemulangan warga negara Indonesia dari luar negeri.

"Bagaimana kita nak membalikkannya (mau memulangkan) kalau paspornya enggak karuan (tidak jelas)?," tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads