Beragam menu makanan disajikan dalam Open House Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan keluarga di Griya Agung, Palembang. Warga yang ingin bersilaturahmi dipersilakan datang pada momen Idul Adha 1447 H.
Beberapa warga terlihat antusias hadir di lokasi open house. Mereka mencicipi beragam menu yang dihadirkan. Beragam menu yang disiapkan berupa mie ayam, pempek, tekwan, kue-kuean, martabak, hingga kambing guling.
"Tadi setelah Salat Idul Adha di sini (Griya Agung) langsung ke open house, sengaja biar bisa silaturahmi langsung dengan Pak Gubernur," ujar Sari, Warga Sukarami, Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia yang hadir di lokasi bersama suami dan dua anaknya mengaku menikmati sejumlah menu yang dihadirkan dalam open house tersebut.
"Sudah cicip-cicip semua menu, ada mie ayam, kambing guling dan lain-lain sudah dicobain," katanya.
Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru menyebut open house yang digelar ini dibuat secara sederhana. Waktu pelaksanaan open house akan menyesuaikan situasi dan kondisi tamu yang hadir.
"Kita gelar open house di Griya Agung agar bisa silaturahmi bersama masyarakat, beragam menu kita hadirkan secara sederhana tidak yang bermewah-mewahan. Ada mie ayam, makanam khas seperti pempek wajib dihadirkan," ujar Deru, Rabu (27/5/2026).
Tak hanya warga dan pejabat yang ikut Salat Idul Fitri hadir dalam open house tersebut, masyarakat lain juga tampak memenuhi area belakang Griya Agung tempat digelarnya open house.
"Kita buka silaturahmi dengan masyarakat. Silakan datang. Menu-menu ini untuk masyarakat, birokrat, semuanya sama kita gelar di pendopoan ini," katanya.
Di samping memfasilitasi ruang bertatap muka langsung bersama masyarakat, Deru juga menekankan pentingnya refleksi nilai-nilai spiritual keagamaan di balik momentum lebaran kurban ini.
"Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harus tetap menjadi momentum untuk mengobarkan semangat berkorban. Namun semua itu harus dilandasi dengan keikhlasan," katanya.
"Berkorban tidak hanya diartikan secara harfiah melalui penyembelihan hewan kurban. Tetapi juga bagaimana kita menolong sesama dan tidak mendahulukan kepentingan pribadi," ujarnya.
"Apalagi bagi yang berada di pemerintahan, harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Apa pun kondisinya, semuanya harus dijalani dengan ikhlas dan penuh semangat. Momentum Idul Adha juga menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi tanpa batas," sambungnya.
