Sapi Kurban dari Presiden Prabowo 'Arjuno' Berbobot 1,2 Ton untuk Sumsel

Sumatera Selatan

Sapi Kurban dari Presiden Prabowo 'Arjuno' Berbobot 1,2 Ton untuk Sumsel

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Selasa, 26 Mei 2026 21:40 WIB
Ilustrasi sapi di kandang kelompok peternak sapi Kapanewon Srandakan, Bantul.
Foto: Ilustrasi sapi (Pradito Rida Pertana/detikJateng)
Palembang -

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Presiden RI Prabowo Subianto bakal menyalurkan bantuan sapi kurban untuk masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel). Sapi bernama Arjuno dengan bobot 1,179 ton akan diterima Pemerintah Provinsi Sumsel.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel Ruzuan Effendi menjelaskan program bantuan sapi kurban mengalami peningkatan sejak masa pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto. Jika sebelumnya bantuan hanya diberikan satu ekor sapi untuk setiap provinsi, kini bantuan diberikan untuk seluruh kabupaten/kota ditambah satu ekor untuk provinsi.

"Sumatera Selatan ini ada 17 kabupaten/kota ditambah provinsi, berarti ada 18 bantuan Presiden. Ini sudah tahun kedua didistribusikan di kabupaten masing-masing," ujarnya, Selasa, (26/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penempatan sapi kurban di daerah diserahkan kepada masing-masing kepala daerah, baik bupati maupun wali kota. Namun, terdapat sejumlah kriteria dalam penentuan lokasi penerima, salah satunya masjid dengan jumlah jemaah dan masyarakat sekitar yang cukup padat.

"Tidak harus masjid agung, tetapi masjid yang baik, bagus, dan lingkungannya cukup banyak masyarakat, terutama masyarakat menengah," kata Ruzuan.

ADVERTISEMENT

Khusus untuk tingkat provinsi, Ruzuan menjelaskan bantuan sapi kurban Presiden disalurkan ke Masjid Taqwa Palembang. Sapi yang diberi nama Arjuna tersebut memiliki bobot mencapai 1.179 kilogram atau hampir 1,2 ton.

"Insyaallah besok akan ada penyerahannya. Bobotnya 1.179 kilogram, berarti hampir 1.180 kilogram," jelasnya.

Ruzuan menambahkan, sapi kurban tersebut dijadwalkan diserahkan kepada pengurus Masjid Taqwa pada sore atau malam hari, menyesuaikan koordinasi antara peternak dan pihak masjid.

Selain itu, Sekretariat Kepresidenan juga mengingatkan agar sapi bantuan Presiden tetap dijaga kesehatannya hingga waktu penyembelihan.

"Sesuai arahan dari Sekretariat Kepresidenan, sapi itu harus tetap sehat dan baik sampai pada saat penyembelihan, jadi perlu dipelihara dengan baik," tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads