Tekan TPT, Herman Deru Sebut 9.500 Sultan Muda Sudah Terbentuk di Sumsel

Sumatera Selatan

Tekan TPT, Herman Deru Sebut 9.500 Sultan Muda Sudah Terbentuk di Sumsel

Nadiya - detikSumbagsel
Selasa, 19 Mei 2026 07:30 WIB
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat menyampaikan kata sambutan dalam acara HUT Sumsel ke-80
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat menyampaikan kata sambutan dalam acara HUT Sumsel ke-80 (Foto: Nadiya)
Palembang -

Program melahirkan 100.000 Sultan Muda terus dikejar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Hingga pertengahan 2026, program tersebut tercatat sudah berhasil menjaring sebanyak 9.500 anak muda potensial.

Program itu menjadi upaya untuk menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di wilayahnya melalui sektor wirausaha.

"100.000 Sultan Muda bukan angka yang tidak mungkin atau impossible. Alhamdulillah sekarang posisinya sudah berada di angka 9.500 anak muda yang bergerak di berbagai sektor usaha," ujar Gubernur Sumsel Herman Deru saat Rapat Paripurna DPRD Sumsel memperingati HUT Sumsel ke-80, Senin (18/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengungkapkan, nomenklatur atau penamaan "Sultan" ini sengaja diadopsi sebagai pembeda dari label "Saudagar" yang digunakan oleh wilayah Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

Deru mengilustrasikan potensi luar biasa dari program ini berdasarkan pengalamannya saat meninjau langsung pelaku usaha mikro di lapangan. Jika satu wirausaha muda mampu mengoperasikan lima unit usaha dan mempekerjakan lima orang, maka dampaknya akan sangat masif terhadap pengurangan pengangguran.

"Jika 9.500 yang ada sekarang dikalikan lima pekerja saja, berarti dari sektor itu kita sudah mengurangi hampir 50.000 tingkat pengangguran terbuka di Sumsel," jelasnya.

Gubernur juga mengapresiasi daya juang para Sultan Muda Sumsel yang saat ini bahkan sudah menembus pasar ekspor internasional. Produk-produk berbasis limbah seperti arang dari batok kelapa dan sabut kelapa kini rutin dikirim ke negara tujuan seperti Tiongkok hingga Prancis.

Guna memaksimalkan pembinaan, Pemprov Sumsel bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan menyediakan satu lantai khusus sebagai wadah pusat kegiatan atau Sultan Muda Center.

"Saya meminta para Bupati dan Wali Kota untuk ikut memotivasi anak-anak muda kita di daerah agar menjadi mandiri. Jika kembali ke dapil, bawa anak muda potensial ke Sultan Muda Center di gedung OJK untuk dikembangkan," tukasnya.




(rep/rep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads