Lampung Jadi Daerah Pembangunan KDKMP Terbanyak di Luar Jawa

Lampung

Lampung Jadi Daerah Pembangunan KDKMP Terbanyak di Luar Jawa

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 17 Mei 2026 07:00 WIB
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi (Foto: Tommy Saputra)
Lampung -

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengebut pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Lampung dan Bengkulu. Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 562 titik koperasi telah rampung dibangun.

Rinciannya, 345 titik berada di Lampung dan 217 titik di Bengkulu. Jumlah tersebut membuat Lampung menjadi daerah dengan Koperasi Merah Putih terbanyak di luar Pulau Jawa.

"Untuk Kodam XXI/Radin Inten, saat ini sudah ada 562 titik koperasi yang selesai 100 persen. Rinciannya 345 titik di Lampung dan 217 titik di Bengkulu," kata Kristomei usai mengikuti peresmian operasional 1.061 KDKMP secara nasional melalui konferensi video, Sabtu (16/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kristomei mengatakan pihaknya kini mengejar target 700 koperasi selesai dibangun pada Juli 2026. Bahkan, ia berharap akhir Mei atau awal Juni jumlah koperasi yang rampung bisa menembus 600 titik.

"Target kami bulan Juli minimal sudah ada 700 titik yang selesai 100 persen. Bahkan harapan saya akhir Mei atau paling lambat awal Juni sudah tembus 600 titik," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, sekitar 300 titik koperasi lainnya kini sudah berada di atas progress pembangunan 70 persen.

"Kita berkejaran dengan waktu tanpa mengurangi kualitas. Saya terus mendorong Dandim dan Babinsa bekerja sama dengan masyarakat agar pembangunan koperasi desa merah putih segera selesai," katanya.

Meski demikian, pembangunan KDKMP di Bandar Lampung masih menghadapi kendala lahan. Dari target 10 titik koperasi, baru lima titik yang selesai dibangun.

"Di Bandar Lampung targetnya 10 titik, yang selesai baru lima atau 50 persen. Harapan kami awal Juni nanti sudah mencapai 80 persen," ucap Kristomei.

Ia menyebut percepatan pembangunan dibantu Pemerintah Provinsi Lampung melalui pemanfaatan aset milik pemprov.

"Nah untuk itu kita dibantu Pemprov, sehingga ada lahan-lahan milik Pemprov yang bisa dipakai membangun koperasi desa kelurahan merah putih," ujarnya.

Kristomei juga meminta kualitas bangunan tetap dijaga. Salah satunya dengan pelapisan epoxy pada lantai gudang koperasi agar terlihat lebih rapi dan bersih.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memastikan Pemprov Lampung mendukung penuh percepatan pembangunan KDKMP.

"Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI menginventarisir aset-aset milik pemprov untuk mendukung percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih," kata Marindo.

Ia mengatakan salah satu KDKMP yang diresmikan berada di Way Halim, Bandar Lampung, dan berdiri di atas aset milik Pemprov Lampung.

"Data terakhir ada 345 unit koperasi yang sudah berdiri di Lampung. Ini menjadi yang terbanyak setelah Pulau Jawa," ujarnya.

Menurut Marindo, KDKMP nantinya tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga dilengkapi berbagai layanan usaha masyarakat seperti gerai sembako, apotek, layanan kesehatan, LPG, token listrik hingga penjualan hasil pertanian.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads