Warganet dihebohkan dengan adanya kabar peretasan data pelanggan PDAMTirtaMusi Palembang. Peretas menyebut bahwa dirinya sudah menjual data yang dibobolnya ke pihak lain sehingga membuat pelanggan menjadi khawatir.
Pelaku dengan inisial Sorb disebut membocorkan juga nomor telepon ratusan ribu pelanggan perusahaan air milik Pemkot Palembang.
Bahkan, diklaim 437 ribu catatan pelanggan berupa nama, alamat rumah, beserta 257 ribu nomor telepon pelanggan ikut bocor. Hal ini sempat membuat heboh pelanggan panik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pelanggam PDAM Tirta Musi Toriq mengaku baru mengetahui adanya informasi tersebut. Warga Jalan Tanjung Barangan ini mengaku sedikit khawatir jika data pelanggan bocor di pasar gelap.
"Saya baru tahu adanya informasi ini. Meski belum tahu apa yang akan terjadi jika data bocor, tapi jelas ini membuat khawatir apabila dipakai untuk hal-hal yang lain, semisal peretasan akun, penipuan, pencurian identitas atau hal lainnya," ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Hal senada dikatakan warga lainnya bernama Luluk yang mengaku khawatir adanya kabar peretasan tersebut. Dia berharap kabar yang beredar di media sosial itu tidak benar.
"Khawatir juga karena nomor telepon takut disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.
Dia pun berharap, kabar yang beredar di media sosial itu tidak benar dan berharap data para pelanggan tidak bocor.
"Ya harapannya, semoga kabar itu tidak benar," ujarnya.
Penjelasan Perumda Tirta Musi
Sementara itu, Kepala Humas PDAM Tirta Musi Palembang Dudi Iskandar yang dikonfirmasi menyebut telah mengetahui informasi tersebut.
"Terkait Isu pembobolan data pelanggan Perumda Tirta Musi, sehubungan dengan beredarnya informasi di media sosial mengenai dugaan peretasan (hack) dan pembobolan data pelanggan kami menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks," ujarnya.
Dia menyebut, hasil penelusuran dan pemeriksaan internal menunjukkan bahwa hingga saat ini sistem layanan dan database pelanggan Perumda Tirta Musi tetap dalam kondisi aman.
"Tidak terdapat indikasi pembobolan data pelanggan sebagaimana yang diberitakan," katanya.
"Perumda Tirta Musi senantiasa menerapkan pengamanan sistem informasi secara berkala guna menjaga kerahasiaan dan keamanan data pelanggan," sambungnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Juga agar tidak menyebarluaskan berita yang belum jelas kebenarannya.
Pihaknya juga meminta masyarakat untuk mengakses informasi resmi hanya melalui kanal resmi Perumda Tirta Musi.
(csb/csb)
