Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

Nadiya - detikSumbagsel
Selasa, 12 Mei 2026 07:00 WIB
Sapi sebagai Hewan Kurban
Foto: Ilustrasi hewan kurban (mhd_photos/Pexels)
Palembang -

Menjelang Hari Raya Idul Adha, kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban seperti sapi, kambing, dan domba terus meningkat. Namun, memilih hewan kurban tidak bisa dilakukan sembarangan. Selain harus sehat, hewan juga wajib memenuhi syarat sesuai syariat Islam agar ibadah kurban sah dan diterima.

Banyak masyarakat masih belum memahami cara memilih hewan kurban yang benar. Padahal, kesalahan dalam memilih hewan bisa membuat ibadah kurban menjadi tidak sah atau kurang optimal dari sisi manfaat.

Lantas, bagaimana tips memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat? Simak penjelasan lengkapnya yang detikSumbagsel sajikan berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pentingnya Berkurban bagi Umat Muslim

Ibadah kurban memiliki nilai spiritual yang tinggi dalam Islam. Oleh karena itu, ibadah kurban sangat dianjurkan bagi umat muslim memiliki kemampuan atau kecukupan untuk berkurban.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda:

ΨΉΩŽΩ†Ω’ َأبِي Ω‡ΩΨ±ΩŽΩŠΩ’Ψ±ΩŽΨ©: ΩŽΨ£Ω†ΩŽΩ‘ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ’Ω„ اللهِ Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡ ΩˆΨ³Ω„Ω… Ω‚Ψ§Ω„ : Ω…ΩŽΩ†Ω’ ΩƒΩŽΨ§Ω†ΩŽ لهُ سَعَة ΩˆΩŽΩ„Ω…Ω’ ΩŠΩŽΨΆΩŽΨ­Ω’ ΩΩŽΩ„Ψ§ ΩŠΩŽΩ‚Ω’Ψ±Ψ¨ΩŽΩ†ΩŽΩ‘ Ω…ΩΨ΅ΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ψ§Ω†ΩŽΨ§ (Ψ±ΩˆΨ§Ω‡ Ψ§Ψ­Ω…Ψ― ΩˆΨ§Ψ¨Ω† Ω…Ψ§Ψ¬Ω‡

Artinya: "Dari Abu Hurairah, "Rasulullah SAW telah bersabda, barangsiapa yang mempunyai kemampuan, tetapi ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati (menghampiri) tempat shalat kami," (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Dalam hadits lain dikatakan sebagai berikut,

يَا ΩŠΩΩ‘Ω‡ΩŽΨ§Ψ§Ω„Ω†ΩŽΩ‘Ψ§Ψ³Ω Ψ§ΩΩ†ΩŽΩ‘ ΨΉΩŽΩ„Ω‰ كُل أهْلِ Ψ¨ΩŽΩŠΩ’Ψͺٍ في كلِّ ΨΉΩŽΨ§Ω…Ω Ψ£ΩΨΆΩ’Ψ­ΩΩŠΩŽΩ‘Ψ©

Artinya : "Hai manusia, sesungguhnya atas tiap-tiap ahli rumah pada tiap-tiap tahun disunatkan berkurban," (HR Abu Dawud).

Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat Islam

Dilansir dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, masyarakat perlu memperhatikan kondisi kesehatan hingga kelayakan hewan sesuai syariat sebelum membeli. Hal ini penting agar hewan kurban benar-benar layak, aman, dan memenuhi ketentuan agama.

Berikut beberapa syarat yang perlu diperhatikan sebagai pertimbangan dalam memilih hewan untuk berkurban:

1. Pastikan Hewan Sehat Secara Fisik

Hewan kurban yang sehat dapat dilihat dari kondisi fisiknya. Pilih hewan yang:

  • Mata cerah dan tidak sayu
  • Bulu bersih dan tidak kusam
  • Tidak lesu atau lemah
  • Tidak mengeluarkan cairan berlebih dari hidung atau mulut
  • Hewan yang sehat biasanya terlihat aktif dan responsif terhadap lingkungan sekitar.

2. Tidak Memiliki Cacat

Dalam syariat Islam, hewan kurban tidak boleh memiliki cacat yang jelas. Hindari hewan yang:

  • Pincang
  • Buta
  • Telinga atau ekornya rusak parah
  • Sakit atau lemah

Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW:

Ψ£ΩŽΨ±Ω’Ψ¨ΩŽΨΉΩŒ Ω„ΩŽΨ§ Ψͺَجُوزُ فِي Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨΆΩŽΨ§Ψ­ΩΩŠΩ‘Ω ΩΩŽΩ‚ΩŽΨ§Ω„ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΩˆΩ’Ψ±ΩŽΨ§Ψ‘Ω Ψ¨ΩŽΩŠΩ‘ΩΩ†ΩŒ ΨΉΩŽΩˆΩŽΨ±ΩΩ‡ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΨ±ΩΩŠΨΆΩŽΨ©Ω Ψ¨ΩŽΩŠΩ‘ΩΩ†ΩŒ Ω…ΩŽΨ±ΩŽΨΆΩΩ‡ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ±Ω’Ψ¬ΩŽΨ§Ψ‘Ω Ψ¨ΩŽΩŠΩ‘ΩΩ†ΩŒ ΨΈΩŽΩ„Ω’ΨΉΩΩ‡ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’ΩƒΩŽΨ³ΩΩŠΨ±Ω Ψ§Ω„Ω‘ΩŽΨͺِي Ω„ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΩ†Ω’Ω‚ΩŽΩ‰

Artinya, "Ada empat macam hewan yang tidak sah dijadikan hewan kurban, "(1) yang (matanya) jelas-jelas buta (picek), (2) yang (fisiknya) jelas-jelas dalam keadaan sakit, (3) yang (kakinya) jelas-jelas pincang, dan (4) yang (badannya) kurus lagi tak berlemak." (Hadits Hasan Shahih, riwayat al-Tirmidzi: 1417 dan Abu Dawud: 2420).

3. Tidak Kurus dan Nafsu Makan Baik

Pilih hewan yang memiliki tubuh cukup gemuk dan tidak kurus. Hewan yang sehat biasanya memiliki nafsu makan yang baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda kekurangan gizi.

4. Pastikan Usia Hewan Sudah Cukup

Usia hewan menjadi salah satu syarat sah dalam berkurban. Berdasarkan syariat Islam, berikut adalah syarat usia hewan kurban:

  • Kambing atau domba: minimal 1 tahun
  • Sapi atau kerbau: minimal 2 tahun

Hal ini sesuai dengan hadits:

Ω„ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΨ°Ω’Ψ¨ΩŽΨ­ΩΩˆΨ§ Ψ₯ΩΩ„Ω‘ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©Ω‹

La tadzbahu illa musinnah

Artinya: "Janganlah kalian menyembelih kecuali hewan yang cukup umur." (HR. Muslim)

Usia hewan biasanya dapat dilihat dari pertumbuhan gigi atau informasi dari penjual.

5. Pastikan Memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)

Hewan kurban yang sehat biasanya dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Dokumen ini menunjukkan bahwa hewan telah diperiksa dan bebas dari penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

6. Beli di Tempat Resmi atau Peternak Terpercaya

Membeli hewan kurban di tempat resmi sangat dianjurkan. Tempat penjualan yang diawasi pemerintah atau dokter hewan biasanya memiliki standar kesehatan yang lebih terjamin.

Menurut pakar dari Universitas Gadjah Mada, hewan yang dijual di tempat terpercaya cenderung lebih terkontrol kesehatannya dan aman untuk dikurbankan.

Memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat sangat penting agar ibadah kurban sah dan memberikan manfaat maksimal. Pastikan hewan dalam kondisi sehat, tidak cacat, cukup umur, serta dibeli dari tempat terpercaya.

Itulah tips memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat yang perlu diperhatikan sebelum Idul Adha. Dengan memilih hewan yang tepat, ibadah kurban tidak hanya sah secara agama, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi sesama. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads