Gubernur Sumsel Bakal Terima Massa Aksi May Day di Tengah WFH

Gubernur Sumsel Bakal Terima Massa Aksi May Day di Tengah WFH

Mutiara Helia Praditha - detikSumbagsel
Kamis, 30 Apr 2026 21:31 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru
Foto: Gubernur Sumsel Herman Deru (Mutiara Helia Praditha)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyatakan akan menerima aksi unjuk rasa dalam rangka May Day pada Jumat (1/5/2026). Ia juga ingin memastikan kegiatan tersebut berlangsung kondusif.

Aksi yang diikuti para buruh ini akan menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait perbaikan kesejahteraan pekerja, dengan jaminan keamanan dari pemerintah daerah.

Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab. Ia optimistis aksi tersebut berjalan aman berkat tingginya kesadaran masyarakat terhadap daerahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Besok kita akan terima unjuk rasa dari saudara-saudara kita dalam rangka May Day, 1 Mei. Dan insyaallah semua kondusif karena kesadaran penuh, rasa memiliki yang tinggi terhadap kota, terhadap daerah ini," ujar Herman Deru kepada detikSumbagsel, Kamis (30/4/2026).

ADVERTISEMENT

Herman menambahkan, aksi tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat. Pemerintah, kata dia, terbuka terhadap berbagai masukan yang disampaikan oleh para buruh demi perbaikan ke depan.

"Mereka besok akan menyampaikan beberapa testimoni terkait dengan perbaikan nasib buruh. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama agar ke depan kesejahteraan pekerja semakin baik," tambahnya.

Meski bertepatan dengan hari libur nasional, Herman Deru memastikan tetap meluangkan waktu untuk menerima perwakilan massa aksi sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendengar aspirasi masyarakat.

"Saya tetap akan terima besok, walaupun besok tanggal merah," tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat. Dengan koordinasi yang baik antara aparat dan peserta aksi, peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini diharapkan berlangsung damai dan konstruktif.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads