Sebanyak 2.652 calon jemaah haji di Embarkasi Palembang telah resmi diberangkatkan ke Tanah Suci dari kloter 1 hingga Kloter 6. Meski demikian, terdapat tiga jemaah yang terpaksa menunda keberangkatan karena masalah kesehatan.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumsel M. Arkan Nurwahiddin menyebutkan total angka tersebut tercapai setelah keberangkatan 442 jemaah asal Kota Palembang yang tergabung dalam Kelompok Terbang (kloter) 6 pada Rabu (29/4/2026) siang.
"Hingga hari ini total ada 2.652 jemaah, termasuk 24 petugas kloter, yang sudah berangkat. Untuk proses pemberangkatan jemaah asal Sumsel sejauh ini berjalan lancar," kata Arkan, Rabu.
Terkait tiga jemaah Kloter 6 yang tertunda keberangkatannya karena kondisi fisik, Arkan memastikan bahwa mereka tetap akan diberangkatkan jika sudah dinyatakan sehat dan layak terbang oleh tim medis. Ketiganya adalah Rusniman Rebo Hadim (65), Hafshoh Thoiyib Nangyu (66), dan Herman Zikri (78).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jemaah yang sakit akan tetap kita berangkatkan di kloter selanjutnya, apabila kondisi fisiknya sudah membaik dan sudah ada rekomendasi layak terbang dari tim kesehatan," tegas Arkan.
Baca juga: Varita Pusri Berangkatkan 49 Jemaah Haji |
Setelah menyelesaikan Kloter 6, fokus Embarkasi Palembang beralih pada pelayanan jemaah asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk Kloter 7 dan Kloter 8.
Berbeda dengan jemaah asal Sumsel, jemaah dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan menggunakan sistem transit. Mereka dikarantina di Asrama Haji Pangkalpinang, lalu diterbangkan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang untuk langsung menuju ke Arab Saudi.
"Jemaah dari Babel akan transit di Bandara SMB II, kemudian langsung diberangkatkan menuju Arab Saudi dengan pesawat Saudia Airlines," jelasnya.
Sesuai jadwal, Kloter 7 akan diterbangkan pada 1 Mei 2026 pukul 17.25 WIB, disusul Kloter 8 pada 2 Mei 2026 pukul 13.00 WIB. Pihak Kemenhaj kini tengah melakukan koordinasi intensif guna memastikan proses transit berjalan tanpa hambatan.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)











































