3 Kapal Tanker Iran Dicegat AS di Perairan Asia

Internasional

3 Kapal Tanker Iran Dicegat AS di Perairan Asia

Retno Ayuningrum - detikSumbagsel
Kamis, 23 Apr 2026 10:30 WIB
A drone view shows crude oil tanker Nissos Christiana, first ship to transport oil from Syria since the fall of Bashar al-Assad’s regime, anchored in the port of Tartus, Syria, September 1, 2025. REUTERS/Mahmoud Hassano
Ilustrasi kapal tanker (Foto: REUTERS/Mahmoud Hassano)
Palembang -

Tiga kapal tanker berbendara Iran dicegat Amerika Serikat (AS) saat melintasi di Perairan Asia. Selain itu, Iran juga mengklaim bahwa mereka menyita kapal dua kapal tanker yang hendak keluar dari teluk.

Dikutip detikNews dari Reuters, Kamis (23/4/2026) sumber dari industri pelayaran dan keamanan menyebut kapal-kapal tersebut dipaksa putar balik dan dialihkan dari posisi semula di dekat India, Malaysia dan Sri Lanka.

Langkah ini sejalan dengan upaya AS yang memblokade Iran melalui jalur laut. Hingga saat ini, militer AS belum memberikan komentar resmi terkait pencegatan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, pasukan AS menyita satu kapal kargo dan satu tanker minyak Iran. Situasi ini kian mendidih karena Iran juga membalas dengan menembaki kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Bukan itu saja, Iran mengklaim telah menangkap dua kapal kontainer yang mencoba keluar dari Teluk setelah sempat memberikan tembakan peringatan.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data pelacakan kapal dari platform MarineTraffic dan informasi sumber terkait, ketiga kapal yang dicegat AS, yakni Deep Sea, Sevin, dan Dorena.

Deep Sea merupakan sebuah kapal super tanker berbendera Iran yang membawa sebagian muatan minyak mentah. Kapal ini terakhir terlihat di lepas pantai Malaysia seminggu lalu.

Sementara itu, Sevin adalah kapal berbendera Iran yang lebih kecil dengan kapasitas maksimal 1 juta barel. Saat dicegat, kapa tersebut membawa setidaknya 65% dari kapasitas. Kapal ini terakhir terdeteksi di lepas pantai Malaysia sebulan yang lalu.

Lalu, Dorena yang merupakan kapal super tanker berbendera Iran. Kapal itu membawa muatan penuh 2 juta barel minyak mentah dan terakhir terlihat di lepas pantai India selatan tiga hari lalu.

Komando Pusat AS (USCENTCOM) mengonfirmasi melalui unggahan di media sosial X bahwa kapal Dorena saat ini berada di bawah pengawalan kapal perusak Angkatan Laut AS di Samudra Hindia. Kapal itu mencoba melanggar blokade.

Selain ketiga kapal itu, sumber dari industri pelayaran menyebut pasukan AS kemungkinan juga telah mencegat tanker Derya.

Kapal tersebut diketahui gagal membongkar muatan minyak Iran di India sebelum masa keringanan (waiver) pembelian minyak mentah Iran dari AS berakhir pada hari Minggu lalu. Data MarineTraffic menunjukkan posisi terakhir kapal Derya berada di lepas pantai barat India pada hari Jumat.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads